Monday, March 17, 2008

"Ini Anak Malas Banget Sih ... !!! BRAK !!"

Sebuah pengalaman spiritual pribadi yang cukup menarik dan dahsyat.
Awalnya adalah ketika aku sudah merasa jarang melakukan shalat shubuh tepat waktu atau bahkan untuk melakukan di dalam waktunya yang baik. Seringkali shalat subuh aku lakukan dengan sangat terlambat, sikap malas dan merasa nyaman di tempat tidur semakin hari semakin parah. Dan keadaan itu terulang selama beberapa bulan dan itu sangat memalukan bagi seorang diriku yang dulu bisa melakukan dengan cukup lebih baik. Perasaan berdosa terus menghantui sesaat setelah sholat subuh kutunaikan dengan waktu yang tidak tepat. Namun keadaan itu terus berlanjut seiring dengan perasaan yang resah. Aku selalu berkeinginan untuk bisa melakukannya di hari esok dengan lebih baik, namun selalu gagal dan gagal. Tiap hari hanyalah berisi keinginan - keinginan yang tak kunjung berjumpa. Hingga suatu hari pada beberapa hari yang lalu, kira - kira jam 5 pagi, aku tiba - tiba dikejutkan dengan sosok yang mencoba mendobrak pintu kamarku secara paksa. "Brak!! Brak!! Brak!! .. " Pintu kamarku tak jua terbuka, kemudian dia mengintip ke lubang jendela lalu merogohkan tangannya ke lubang jendela itu dengan sangat kasar dan seakan terburu - buru. Aku semakin takut. Lalu dia kembali ke pintu kamarku yang tak kunjung terbuka oleh dobrakannya yang sering. "Brak !!Brak !!Brak !!Brak !!Brak !!". Aku dengar dia menggumam dengan kesal, "INI ANAK MALES BANGET SIH!!!... BRAK !!" Lalu pintu kamarku pun terbuka dengan lebar, lalu aku terbangun menunggu kehadiran sesosok makhluk, namun tak ada seorangpun yang terlihat, tak ada sosok yang aku takutkan tadi, yang ada hanyalah Pintu kamar yang terbuka lebar oleh suatu dobrakan yang keras. Kemudian aku menyadari bahwa aku sedang bermimpi. Lalu akupun terbangun, lalu kulihat jam tangan yang tergeletak di samping tempat tidurku. Jam 5 pagi ... sayup - sayup terdengar lantunan wirid dari masjid setelah usai melaksanakan shalat subuh berjamaah. Akupun seketika itu membaca Ayat - Ayat Alquran seadanya, Al-Ikhlas beberapa kali. Kemudian aku bergegas mengambil air wudhu, lalu aku sholat subuh di pagi itu.

Mungkin ini hanyalah sebuah mimpi biasa, mungkin juga sebuah pesan.
Aku tidak bisa membayangkan bila sosok yang keluar dari balik pintu kamarku itu adalah sesosok yang menyeramkan. Ini mungkin sebuah pertanda bahwa aku harus segera memperbaiki sesuatu pada diriku.

3 comments:

baabullah said...

jadi inget kemaren pagi bangun jam setengah 9 pagi.

Parahhh

baabullah said...

tapi aku gk ada yg brak bruk brak bruk sih
adem ayem aja
heheheh

baabullah said...

kapan ya bangun tidur ada yang ngebangunin...