Tuesday, June 22, 2010

[JUAL] PERUMAHAN CLUSTER

MILIKI HUNIAN ASRI ...

AMAN, STRATEGIS, RINDANG & INDAH

Hanya ada 22 unit di Perumahan Cluster ini ...

TYPE 38 & 45

AVAILABLE :
TYPE 38 : 10 Unit
TYPE 45 : tersisa hanya 1 Unit lagi

DI KOTA TANGERANG SELATAN, CIPUTAT à ±1 km dari Carrefour Ciputat

JARAK LOKASI PERUMAHAN à MONAS (PUSAT JAKARTA) ± 20 Km

JARAK LOKASI PERUMAHAN à STASIUN SUDIMARA ± 15 Menit

DAPATKAN DISCOUNT HINGGA 5 JUTA RUPIAH UNTUK PEMESANAN HINGGA TANGGAL 3 JULI 2010 !!!


HUBUNGI :
ANGGA - 021 99164246 / 085718338721

KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR ...
KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR ...
KLIK GAMBAR UNTUK MEMPERBESAR ...



Friday, April 23, 2010

"Pernikahan Cindy & Angga"




Dengan mengucapkan bismillaahirrahmaanirrahiim,
Assalamualaikum Wr Wb
Dear temen-temenku yang baik - baik dan cakep – cakep
Dengan memohon ridho Allah SWT, kami bermaksud mengundang temen – temen di acara pernikahan kami yang Insya Allah akan diselenggarakan pada :
Hari / Tanggal : Ahad / 02 Mei 2010
Pukul : 12.00 – 17.00 WIB
Tempat : di Pamulang, Ciputat
(Patokannya Terminal Lebakbulus atau UIN Syarif Hidayatullah)

(undangan lengkap terlampir)

Terasa sangat membahagiakan bagi kami bilamana temen-temen dapat hadir dalam acara tersebut.

Demikian, mohon do’a restunya.

Wassalamualaikum wr wb
info :
021 99164246
085718338721

klik aja gambarnya untuk memperbesar ...







Wednesday, March 31, 2010

500 HP Esia Gratis untuk Pemberdayaan Masyarakat

Salam Esia !!! Satu lagi cara kami mepersembahkan kepedulian terhadap kalangan bawah. PT. Bakrie Telecom Tbk.

500 HP Esia Gratis untuk Pemberdayaan Masyarakat

Jalinan Kemitraan Uber Esia Guna Menciptakan kemandirian Masyarakat Pinggiran Kota
Usaha Bersama ESIA - Jakarta, 25 Maret 2010. Bakrie Telecom semakin giat mengembangkan Uber Esia (Usaha Bersama Esia) untuk menciptakan kemandirian di masyarakat. Upaya ini ditandai dengan diberikannya 500 Hape Esia gratis sebagai donasi kepada masyarakat yang terpilih menjadi VPO (Village Phone Operator) di wilayah Tangerang, Banten. (kiri ke kanan) Deputi Presdir Huawei Indonesia, Li Wen Zhi, dan Sean deWitt dari Grameen Foundation, mendampingi Presiden Direktur Bakrie Telecom, Anindya N. Bakrie saat kegiatan donasi hape dan pencanangan Rumah Isi Ulang ESIA di Desa Rancamalang, Banten, hari ini. [photo by Ullil/BTELPR]






Jakarta, 25 Maret 2010 – Bakrie Telecom semakin giat dalam mengembangkan Uber Esia (Usaha Bersama Esia) untuk menciptakan kemandirian di masyarakat pinggiran kota. Upaya ini ditandai dengan diberikannya 500 Hape Esia gratis sebagai donasi PT Huawei Tech Investment kepada masyarakat yang terpilih menjadi VPO (Village Phone Operator) melalui PT RUMA (Rekan Usaha Mikro Anda) di wilayah Tanggerang, Banten. Lembaga ini merupakan social entreprise Indonesia yang ditunjuk oleh Grameen Foundation.

Uber Esia sendiri merupakan program kolaborasi Bakrie Telecom, Grameen Foundation dan Qualcomm Inc yang bertujuan untuk dapat memberikan tambahan penghasilan bagi masyarakat pinggiran dengan menyediakan sarana telekomunikasi sebagai modal usaha kecil mereka di bidang telekomunikasi. Jenis usaha yang dilakukan adalah wartel dan isi ulang elektronik, dimana masyarakat yang menjalankan usaha tersebut mendapatkan dukungan dan bimbingan dari PT RUMA.

Meskipun Uber Esia memiliki dimensi sosial, namun Bakrie Telecom dan Grameen Foundation tetap membangun suatu model bisnis yang memperhitungkan kelanjutan usaha. Sebuah perubahan paradigma CSR (Corporate Social Responsibility) dengan membangun upaya kemandirian masyarakat melalui upaya peningkatan standar hidup yang berkelanjutan. Diharapkan model bisnis ini menjadi terobosan untuk menciptakan kesempatan usaha bagi masyarakat berpendapatan terbatas namun sekaligus memberikan ruang pertumbuhan bagi perusahaan berupa perluasan segmen pelanggan.

Keberadaan program Uber Esia ini menepis anggapan bahwa berbisnis di kalangan masyarakat dengan pendapatan terbatas tidak memiliki kelayakan usaha. “Sejak kami memulai upaya ini dari tahap perobaan hingga perkenalannya secara resmi di bulan Oktober 2009, perkembangan jumlah peminatnya luar biasa. Jumlahnya tumbuh dari 130 hingga 1600 VPO dan melayani lebih dari 100 ribu pelanggan dalam waktu hanya 6 bulan dan tersebar di wilayah Bekasi, Tanggerang dan Serang“, ujar Anindya N Bakrie, Direktur Utama PT Bakrie Telecom Tbk saat penyerahan 500 Hape Esia di Desa Rancamalang, Kelurahan Pegedangan, Tanggerang kemarin.

Dengan tambahan pendapatan rata-rata sebesar Rp 100 – 300 ribu per bulan, Anindya berkeyakinan bahwa model bisnis ini mampu menunjukkan kontribusi positif bagi penciptaan kemandirian usaha dan peningkatan pendapatan masyarakat di wilayah pinggiran kota.

Keseluruhan produk yang ditawarkan oleh VPO menggunakan hape murah Esia. Hape Esia ini didapatkannya melalui skema pembiayaan mikro yang menguntungkan. “Skema ini membuka kesempatan mereka mendapatkan hape Esia dengan harga yang sangat terjangkau dan menjadikannya sebagai sarana untuk memperoleh tambahan penghasilan“, jelasnya.

Karena itu dirinya berpendapat bahwa pola kerjasama ini patut untuk dikembangkan lebih lanjut mengingat kondisi masyarakat Indonesia yang masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta. Dengan alasan itu pulalah Bakrie Telecom kemudian mengundang Huawei untuk berpartisipasi dalam program ini. “Alhamdullilah undangan kami tak bertepuk sebelah tangan. Mereka langsung mendonasikan 500 Hape untuk dibagikan pada masyarakat dengan penghasilan terbatas“, ucap Anindya sambil tersenyum.

Menurut data yang dimiliki PT RUMA, 75% dari masyarakat Indonesia atau 180 juta orang masih hidup di bawah garis kemiskinan menurut Bank Dunia, yaitu US$ 2,5 per hari. 63% diantaranya hidup dengan menggantungkan diri pada sektor informal. Mereka hanya memiliki sedikit daya tawar dan akses ke mata rantai ekonomi. Data ini menunjukkan bahwa meskipun secara umum situasi makro ekonomi Indonesia mengalami perkembangan positif namun kemiskinan masih menjadi persoalan serius.


Tentang Bakrie Telecom

Bakrie Telecom merupakan salah satu pionir dalam industri telekomunikasi Indonesia dan operator tanpa kabel yang berkembang pesat. Ditargetkan pada tahun 2009, jumlah pelanggan Bakrie Telecom mencapai 10,5 juta pelanggan.

Dengan menerapkan teknologi CDMA (Code Division Multiple Access), Bakrie Telecom saat ini telah memperluas jangkauan layanan dan menjadi operator nasional. Sampai dengan akhir September 2009 sudah ada 76 kota nasional yang dilayani oleh Esia, Wifone dan Wimode yang merupakan nama merek produknya. Kota-kota tersebut tersebar di Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan dan Sulawesi.

Bersamaan dengan itu sejak April 2009, Bakrie Telecom juga secara komersial melayani jasa sambungan langsung internasional dengan nama merek SLI Hemat 009. Bakrie Telecom juga dipercaya oleh pemerintah untuk menyelenggarakan jasa layanan sambungan langsung jarak jauh (SLJJ).

Berkat aktivitas yang agresif dan impresif, Bakrie Teleocom mendapatkan banyak penghargaan antara lain sebagai Best CDMA Operator 2007, 2008 dan 2009; Top Brand 2008 dan 2009, Market Challanger of The Year dari Mark & Sullivan serta perusahaan terbaik ke 3 dalam kategori Penanaman Modal Dalam Negeri.


Untuk mendapatkan info lebih rinci silahkan kunjungi http://www.bakrietelecom.com/.


Tentang Grameen Foundation:
Grameen Foundation telah dikenal memiliki reputasi intenasional sebagai organisasi sosial yang bertujuan untuk memerangi kemiskinan global. Grameen Foundation telah mengembangkan dan mempelopori program inovatif yang bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas dan efektivitas dari lembaga keuangan mikro serta mitra-mitranya sehingga dapat meningkatkan kehidupan dan taraf kehidupan dari masyarakat miskin.
Grameen Foundation juga mengembangan teknologi yang berbasis bisnis komunikasi mikro. Bisnis seperti ini dapat memberikan pemasukan bagi pengusaha mikro, dimana pengusaha tersebut dapat mengembangkan bisnis berbasis telekomunikasi yang akhirnya membuat lingkungan atau kampung mereka dapat berkembang karena terbukanya akses komunikasi.

Tentang Huawei Technologies
Huawei Technologies adalah pemimpin dalam menyediakan solusi jaringan telekomunikasi generasi penerus, dan kini melayani 45 dari 50 operator terkemuka di dunia, serta satu miliar pengguna di seluruh dunia. Perusahaan berkomitmen dalam menyediakan produk-produk inovatif dan sesuai kebutuhan, layanan dan solusi yang menciptakan nilai jangka panjang dan pertumbuhan potensial untuk para konsumennya. .
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi www.huawei.com.

Tentang PT RUMA (Rekan Usaha Mikro Anda)

Pada bulan Agustus 2009 Grameen Foundation memberikan bantuan kepada sebuah lembaga di Indonesia bernama PT Rekan Usaha Mikro Anda (RUMA). RUMA adalah sebuah social enterprise, organisasi yang mempunyai dua misi, kemampuan keuangan yang berkelanjutan dan misi sosial dengan memberdayakan masyarakat miskin dan termiskin dengan solusi bisnis mikro waralaba yang menguntungkan.

RUMA memberdayakan masyarakat miskin dan termiskin di Indonesia dengan memberikan peluang bisnis yang diberikan dalam bentuk berupa paket (business in the box) di dalamnya terdapat perlengkapan penjualan, pelatihan, petunjuk penjualan dan juga monitoring.

RUMA menawarkan sebuah produk andalan dalam bisnis mikro yang dinamakan “RUMAH PULSA“ yakni sebuah warung telekomunikasi dimana didalamnya terdapat wartel (warung telepon), penjualan pulsa dan penjualan handphone.

Selama lima bulan pertama sejak berdirinya perusahaan ini, PT RUMA telah mempunyai lebih dari 1.500 wirausaha mikro. 69% dari pemilik usaha mikro dimiliki dan dijalankan oleh wirausaha dengan taraf hidup dibawah Rp 750 ribu per bulan. 90% dijalani oleh wanita. Semua wirausaha yang menjalankan mikro bisnis ini mendapatkan keuntungan.

Wednesday, March 10, 2010

Sejarah Juara Pancoran Menekuk Mega Plaza


Pagi yang dingin di Jakarta, asyiknya membuat tulisan tentang pertandingan di Turnamen Sepakbola BTEL(Bakrie Telecom) Cup 2010. Mega Plaza FC vs Viking FC(alias Pancoran FC). Aku bermain membela Team Mega Plaza. Tadinya sempat terpikir bakal dibantai habis oleh Team Pancoran, melihat komposisi pemain Team Pancoran yang dari dulu memang terkenal ganas dan trengginas. Namun ternyata pertandingan tidak berjalan seperti perkiraanku, kami memberikan perlawanan dan hingga turun minum skor masih 0-0. Pertandingan berlangsung cukup panas, beberapa kartu kuning dilayangkan wasit, hingga salah satu pemain dari Team Mega Plaza, Nizar Wahyu, harus diangkat keluar lapangan karena berbenturan kaki dengan pemain lawan. Padahal Nizar Wahyu adalah pilar penting di team kami.
Sebagai seorang striker, beberapa peluang berhasil aku dapatkan. Ada satu peluang yang sangat disayangkan, aku sudah head to head dengan kiper lawan, namun sayang, mungkin karena terlalu semangat, bola bukannya mengarah ke gawang lawan, malah makin menjauhi gawang.
Pemain belakang team kami aku rasa cukup tangguh, beberapa peluang dari Team Pancoran berhasil digagalkan dengan baik. Beberapa kali pula peluang emas dari Team Pancoran gagal karena ketidakberuntungan mereka sendiri. Bola seringkali mengarah tipis di mulut gawang kami, dan itu terjadi 2-3 kali. Team kami hampir frustasi dengan keadaan itu, hingga ada pemain kami yang teriak, "Hoii, gimana sih nih formasinya, gak jelas gini... !!!" Huufffhh ... ya gimana lagi. Memang kami bermain sebagai team sepakbola baru kali ini, jadi ya tentu saja, formasi pemain dan irama permainan belum terlalu pas untuk dijalankan.
Babak kedua dimulai, kami semakin terlihat kelelahan, Mega Plaza diserang terus oleh Pancoran, hingga akhirnya sebuah kesalahan tercipta. Karena terlalu lama menahan bola di lini belakang, bola dapat diambil oleh Pancoran, hingga akhirnya bola dibawa hingga ke depan gawang kami, dan terjadilah gol yang aku rasa tidak terlalu canggih itu :). Dengan ketertinggalan 0-1, kami masih punya sedikit asa untuk meraih poin, hingga akhirnya sebuah peluang bagus tercipta, namun sayang, kiper lawan lebih cepat mengamankan bola.
Sampai peluit panjang akhirnya berbunyi, skor masih 0-1 untuk kemenangan Team Pancoran. Pancoran memang punya sejarah sebagai Juara Liga BTEL selama beberapa tahun terakhir ini, dan mereka layak mendapatkan kemenangan. Namun kami juga merasa bahwa kami telah memberikan mereka kesulitan untuk menciptakan gol. Dan kami sebagai team yang biasa disebut "gurem" tetap tidak akan memberikan kemudahan bagi team lawan untuk meraih poin.
Dan kami akan menatap pertandingan ke depan dengan lebih baik.
Salam Olahraga.

Tuesday, March 09, 2010

Contemplativus in Actione

Contemplativus in Actione

Kontemplatif dalam Aksi

Spiritualitas dan Lingkungan JSN 21

Kira, 3 Juni 2008

Jika saja Allah ditemukan dalam benda mati, tumbuhan dan binatang, maka mungkin cara pandang manusia terhadap semua unsur alam akan menjadi lain. Unsur-unsur alam akan menjadi bernilai atau berharga. Mereka memiliki nilai intrinsik: nilai pada dirinya sendiri. Karena bernilai dan berharga lalu mereka tidak akan diperlakukan secara sewenang-wenang.

Untuk bisa sampai pada kesadaran akan adanya nilai dan harga pada unsur-unsur alam, kita membutuhkan sikap kontemplatif dalam segala aksi kita. Dalam bahasa latinnya Contemplativus in Actione.

Apa itu Kontemplasi?

Kontemplasi adalah memandang jauh ke depan demi mendapatkan arah dan kemungkinan tindakan lain (antisipasi) yang lebih bermakna. Ketika akan melakukan suatu aksi, misalnya saja menyusuri sungai, atau mendaki gunung, dalam benak, kita sudah melakukan gladi resik perjalanan. Kita membayangkan kemungkinan pengalaman yang akan kita dapatkan ke depan. Membayangkan jalan-jalan yang akan dilalui, rintangan-rintangan yang mungkin menghalangi dan memikirkan antisipasinya apa.

Kontemplasi adalah juga suatu tindakan untuk memahami penuh suatu hal. Memahami tidak hanya sekedar tahu, tapi ada pendalaman dan pemaknaan akan sesuatu dibalik apa yang bisa terindera. Karena kontemplasi, benda mati tidak lagi hanya menjadi sekedar benda mati. Tumbuhan tidak lagi hanya sekedar calon kayu dan triplek. Binatang tidak lagi hanya sekedar daging belaka.

Kontemplasi adalah memandang sesuatu dengan cara ambil bagian dalam hidup, dalam adegan, terlibat langsung. Ketika kita menyusuri hutan belantara, dan mengalami angin berhembus, air mengalir, daun-daun berguguran, burung-burung berkicau dan terbang dari satu dahan ke dahan lain, para petualang mencoba ikut ambil bagian dalam adegan alami itu. Ikut serta dan terlibat dalam usaha-usaha masing-masing unsur alam menyeimbangkan alam. Ikut serta melayani dan mencipta. Ikut memahami bagaimana alam melakukan siklusnya, sehingga alam menjadi seimbang. Air mengalir ke tempat lebih rendah tanpa memaksakan dirinya. Daun menggugurkan dirinya agar daun lain tumbuh dan berkembang.

Akibatnya:
Bersikap kontemplatif itu seperti memakai kacamata hitam, yang karenanya lalu mata kita melihat kemanapun selalu lebih gelap. Bersikap kontemplatif berarti seperti memakai kacamata dengan program Allah. Karenanya kemanapun mata memandang, kita selalu melihat Allah ada dalam segala unsur. Menemukan Tuhan dalam Segala dan Segala dalam Allah.

Jika engkau ingin melihat Tuhan, pandanglah ciptaan dengan penuh perhatian, jangan menolaknya, jangan memikirkannya, pandanglah saja. (Anthony de Mello)

Kita lalu melihat dan memahami bagaimana Allah bekerja dalam segala unsur alam dan mencipta. Ia mencipta tunas baru. Ia hadir dalam hembusan angin. Ia nampak dalam burung yang terbang. Ia mengulurkan tangan-Nya dalam dahan-dahan pohon. Ia menahan langkah kaki kita dalam bentuk daun-daun kering di atas tanah licin dan berbatu. Kontemplasi dalam aksi seperti ikut menjalani dan melakukan apa yang alam lakukan atau pendaki buat dalam aksi mereka; ikut membayangkan jalan yang ditempuh, membaui bunga atau pepohonan serta tanah yang dilalui dan diinjak. Kita tenggelam, terpaku dan mampu dengan semua panca indera mengalami bagaimana Alam atau Allah sendiri bekerja. Allah jangan dibayangkan ada di tempat jauh di atas sana. Ia ada di sekeliling kita dalam segala unsur di alam. Ia hadir saat ini, dan bisa dirasakan secara nyata. Fantasi dan imajinasi kita bekerja secara leluasa. Tuhan yang hadir dan bekerja saat ini bisa dirasakan dan dialami membimbing manusia agar selaras dengan alam yang keberadaannya selalu untuk melayani dan melayani.

Bersikap kontemplatif dalam aksi membantu kita melihat seperti anak-anak. Melihat apa adanya. Selalu dibayangi oleh rasa kagum spontan dan takjub kepada makhluk hidup dan realitas. Selalu diajak untuk melihat tidak dengan nafsu eksploitasi. Tetapi memandang dengan kesadaran pemahaman penuh bahwa ada Allah di situ dan sedang bekerja dan mencipta.

Dalam segala aksi petualangan kita, aspek ketinggian atau aspek illahi kita menjadi lebih peka dan mudah tersentuh.

Karena bersikap kontemplatif manusia menembus batas-batas dirinya karena ia memandang jauh ke depan sebagai akibat aksi imaginasi secara aktif. Ia berusaha melihat paling jauh dan paling tinggi, maka ia terbang paling jauh dan terbang paling tinggi.

Kadang untuk menjadi kontemplatif dalam aksi petualangan kita, manusia perlu menutup mulut dan mendiamkan akal budinya. Ia berusaha memandang saja. Memberi perhatian penuh hanya pada Allah saja dalam unsur alam; dan semua itu digerakkan oleh cinta kepada alam dan keinginan untuk ikut serta dalam hukum alam yang adalah Melayani.

Kita juga bisa menjadi kontemplatif dalam aksi ketika
1. berjalan mendaki gunung dengan diam dan hening. Mengharapkan kekayaan dari keheningan. 2. Menyatu dan pasrah kepada alam ketika masuk ke dalam hutan-hutan liar. 3. Ketika melakukan perjalanan berat dengan menerima keadaan dan tidak mengeluh 4. Ketika menemui begitu banyak sampah dan kerusakan di alam dan kemudian menyesal karena telah menjadi salah satu masalah 5. Ketika menyusuri jalan menurun dari puncak sambil berterima kasih dan mengumpulkan sampah-sampah yang ada di sepanjang perjalanan (bukan sampah kita). 6. Atau ketika membaca cerita-cerita para tokoh aktifis lingkungan seperti Soe Hok Gie, Norman Edwin, Erin Brokovich, Simon Jackson, Edmund Hillary, Reinhold Messner, Buddha, Yesus, Laotse, dll.

Kontemplasi itu berarti memberi perhatian penuh pada sesuatu obyek. Sangat penting bagi manusia untuk memberikan kesempatan kepada dirinya untuk berhenti, dan mengkonsentrasikan diri kepada setiap obyek. Mengamatinya, tanpa memikirkannya, dan kemudian menemukan keindahan di dalamnya yang akan membawa manusia pada rasa syukur yang besar kepada realitas tertinggi. Tetapi, lebih penting lagi untuk mendisposisikan diri pada suatu kecenderungan diri untuk selalu memiliki kesadaran mendalam akan suatu obyek. Melihat dengan sungguh, merasa dengan sungguh. Lebih pada pemaksimalan daya indera dan rasa, bukan pada pemikiran. Karena pemikiran manusia sudah dipenuhi dengan hal-hal yang begitu banyak, bervariasi, penuh dengan ide-ide hasil dari konstruksi kenyataan sosial, konformitas, serta program-program (yang seringkali superficial) yang jika manusia hindari akan menimbulkan ketakutan-ketakutan yang akhirnya membawa manusia kembali sibuk berkutat dengan ‘kepalanya’.

Jika bukan karena kita memiliki pandangan mengenai bobot dan ukuran, kita akan mengagumi kunang-kunang seperti kita mengagumi matahari. (Khalil Gibran)

“… contemplation reaches out to the knowledge and even to the experience of the transcendent and inexpressible God. It knows God by seeming to touch Him.”

Para Petualang tidak akan pernah menjadi sama lagi setelah berkontemplasi. Melalui kontemplasi para petualang diharapkan membuat hidupnya menjadi lebih terarah kepada aksi penuh cinta yang ramah lingkungan dan menghidupkan.
Source : http://groups.yahoo.com/group/nature_trekker/message/40197

Monday, March 08, 2010

Kehidupan Menawarkan Obat Dalam Dahaga


Kehidupan adalah sebuah teka-teki yang menarik. Kadang kita sedih, kadang kita bahagia. Ketika berada dalam kesedihan, seseorang cenderung untuk mencari pelipur kesedihan, ketika berada dalam kebahagiaan, seseorang cenderung lupa pada kesedihan. Kehidupan selalu indah kalau dilihat dari kacamata kebahagiaan, namun kehidupan tak pernah luput dari cerita kesedihan yang menyayat hati. Tak seorangpun hanya merasakan kebahagiaan saja dalam hidup, dan tak seorangpun pula hanya mendapat kesedihan sepanjang hidupnya.
Aku hanya ingin menulis, bahwa aku menyukai kehidupan ini, sebuah perjalanan antara naik, turun, dan datar. Semuanya harus dinikmati, semuanya harus dipahami sebagai sebuah ruangan kehidupan yang luas dan menyejukkan.
Kehidupan ini tak hanya bisa dilihat oleh mata, namun harus juga dirasakan dengan hati, tangan, telinga, langkah-langkah kaki, dan juga akal pikiran kita. Indera-indera kita masih sangat bagus berfungsi meraba nafas-nafas perjalanan kehidupan. Semua perlengkapan itu masih begitu mahal bila saja suatu ketika hilang. Namun ketika tidak hilang, maka menjadi barang yang apa adanya begitu.

Wednesday, February 24, 2010

Aku yakin dia adalah yang terbaik dan terindah

Motivasi apa yang sekarang aku butuhkan, untuk menjadi seorang yang lebih sabar dan tenang dalam menghadapi berbagai keadaan yang sering menimpa diri. Aku merasa bahwa ketepatan pilihan ditentukan dengan baiknya segala sikap dan tujuan yang mulia. Namun mungkin itu semuanya belum cukup untuk aku miliki. Aku pikir semua akan berjalan dengan sempurna dengan itikad yang baik. Namun selalu saja ada perbedaan, sehingga aral yang melintang terasa begitu mengganggu. Sedih sekali rasanya hati ini bila berada di keadaan-keadaan seperti ini.
Aku ingin sebuah mimpi jadi kenyataan, mimpi yang memang seharusnya bisa menjadi kenyataan, akan aku jaga mimpi itu dengan sebaik-baiknya bila aku sudah meraihnya. Aku hanya ingin satu, tidak lebih. Aku hanya ingin menjadi yang satu-satunya tersisa. Sehingga tak akan ada yang lain lagi.
Aku menyadari, untuk meraih sebuah mimpi tidaklah mudah, dan ini adalah sebuah mimpi besar.
Tapi aku kadang lelah ... aku kadang ingin menyerah ... tapi aku selalu mengatakan bahwa mimpi itu sudah semakin dekat .. bersabarlah.
Mungkinkah aku bisa mencintai dengan hati yang benar-benar ikhlas..tanpa pamrih ?
Tapi dapatkah aku selalu bertahan, bila suatu ketika aku merasa menginginkan sesuatu namun aku tidak mendapatkannya. Apakah ini jati diri seorang pria, seorang lelaki, yang memang seharusnya ikhlas dalam memberi.
Aku yakin dia adalah yang terbaik dan terindah yang pernah ada di mata dan hatiku. Dan aku ingin selalu menjaganya seperti itu hingga akhir hembusan nanti. Ini benar .. aku sangat menginginkannya. Aku tidak meragukan itu .. aku sayang padanya.
Namun implementasi Cinta dalam suatu kehidupan yang relatif panjang pasti tidak selalu tampak indah dan terasa menyenangkan.
Ya sudahlah, apa lagi yang bisa aku perbuat .. aku hanya akan selalu dan selalu sayang kamu dan berpasrah kepada Siapa Yang Memiliki Semua ini dan Yang Mengatur Segala Keadaan ini.

Keep Love You My Soulmate,


Angga

Wednesday, December 30, 2009

Terpana oleh asmara media

Saya kira boleh dibilang begitu, semakin asyik rasanya minggu-minggu ini di negaraku. Terpampang setiap detik dan setiap menit di sebuah layar kaca akan cerita prahara negeri nan makmur dan senantiasa bermimpi untuk menjadi tentram. Dan kini rakyatku telah terpana ke dalam jantung otaknya yang sangat dalam akan sebuah asmara prahara politik, diskusi sosial, kebudayaan atau apalah namanya itu yang telah diaduk meraduk oleh media menjadi sebuah tontonan menarik.
Dan aku yakin, kami atas nama rakyat Indonesia yang jaya sentosa sangat menikmati drama itu dalam nyanyian kata-kata yang syahdu. Hmm ... secara kasat mata mudah sepertinya membuat sebuah negeri porak-poranda. Dengan sedikit opini dan nafsu yang baunya agak sedap, jadilah drama itu. Drama akan sebuah permasalahan caci maki dan perang kata cinta yang melezatkan untuk dipasang satu persatu dalam sebuah bingkai kaca yang cantik.
Mungkin dimulai dari yang ada di anganku saat ini, yaitu terorisme. Hmm .. sangat lezat, silahkan aja katakan itulah Islam, keras dan kolot. Kalau mau jadi Islam yang benar ya seperti itu .. aaaahh tak usah mengelak lah kau media, lebih panas diskusinya lebih mantap kan ?? Ketika dibicarakan tentang bagaimana terorisme itu terbentuk, mukamu serius dan telingamu mendengarkan seksama dengan sedikit mengajak kami untuk mengatakan sebuah kalimat syahdu "Ooo .. ternyata begitu tho JIL itu (JIL:Jaringan Islam Liberal). Ooo .. ternyata itu tho Laskar Jihad. Ooo .. ternyata itu tho FPI". Namun ketika sang sumber warta berbicara tentang Cinta dan Damai dalam Islam dengan menyertakan firman-firman Tuhan. Kau cukupkan waktu dengan mengatasnamakan waktu dan iklan. Kau sudah dapat apa yang kamu mau, dan kaupun kabur meninggalkan dogma dalam pikiran awam rakyatku. Berharap sebagian akan terjerumus dalam lubang tikus-tikus kelaparan.
Lalu Cicak vs Buaya, hmm .. asyiik .. lucu juga nih judul, sulut sedikit aaah .. siapa tau ada tikus besar masuk ke dalam lubang. Kalau tikus besar yang masuk ke dalam lubang kan tambah rame, kalau tikus kecil mah .. mati aja loe. Sudah masuk .. kita siram dengan air, pasti pada ribut. He he he ..
Lalu Antasari dan R4N1 nya, tak tahulah benar terjadi apa tidak. Lalu Anggoro Kusumo Atmojo Prawiro Edian bin Chino .. Sang Pangeran Hukum :p
Lalu dengan sedikit bahan mentah, beberapa patah kata Sang SBY pun pasti asyik untuk diolah menjadi gadis cantik .. yaitu Lambaian Gurita Cikeas. Sulut lagi aah .. dikit aja jangan banyak-banyak .. tikus besar masuk .. siram dengan air kencing .. lumayan .. menghemat air :p Bukannya menjadi penengah dalam diskusi penyelesaian masalah, malah cari celah gimana biar gadis cantik ini lama bertahan. Padahal jelas kau tahu, masalah itu selesai hanya dalam waktu 15 menit.
Dasar media .. ada ada aja kau ini. Seharusnya bisa membangun bangsa ini ke arah yang lebih baik, yang kuat dalam menghadapi hidup, yang cinta akan anak cucunya, tapi yang kau pikirkan hanyalah rating, rating dan rating. Baru di nomor 10 kau bilang, untuk Rakyat .. ya Rakyat yang akan jadi bejat.
Hidup Caci Maki ..
Hidup Debat
Hidup Kebebasan Prett .. eh Press :D

Monday, December 14, 2009

Mimpi Obama vs Mimpi Anak Indonesia

foto:detik.com


Apakah menjadi seorang Presiden Amerika Serikat periode 2008-2013 adalah suatu hal yang sangat membanggakan ? Apakah itu sebuah analogi mimpi dengan cita-cita anak-anak muda Indonesia yang harus ditanamkan dan ingin diabadikan ? Aku menjadi bingung dengan perkembangan pola pikir di planet bumi ini...terkhusus untuk negaraku, Indonesia. Bukan aku mempermasalahkan Obama adalah orang luar negeri, bukan aku mempermasalahkan masih banyaknya pahlawan nasional yang banyak berjasa bagi rakyat Indonesia. Tapi yang aku pikirkan adalah pola pikir antara Mimpi Obama vs Mimpi Anak Muda Indonesia.
Anggaplah jabatan Presiden Amerika Serikat periode 2008 - 2013 adalah mimpi Barry kecil (Obama) pada waktu lalu. Presiden Amerika Serikat ??? periode 2008 - 2013 ??? Apakah itu membanggakan ??? Apakah Presiden Amerika Serikat itu berjasa bagi dunia ??? Apakah Presiden Amerika Serikat itu berjasa bagi Indonesia ??? Mungkin iya, tapi dulu, ya ... dulu ... ketika harapan itu begitu merekah di obrolan meja makan sebuah keluarga kecil di desa terpencil atau di warung kopi yang berisikan orang-orang pemimpi. Mana rasanya ?? aku tidak menyentuhnya.... kamu ?? Apa yang kau hirup ?? Apa yang telah terjadi ?? Apa keindahan yang telah dijadikan oleh tangan-tangan dan otak-otak Obama ... aku cuman merasa dia adalah dia ... dia yang menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat periode 2008 - 2013. Yang selalu menjadi Presiden Amerika Serikat ... dan yang selalu diharapkan untuk menjadi Nabi bagi dunia.
Mimpi Anak Muda Indonesia ?? Apa mimpi itu ?? Apakah Anak Muda Indonesia akan digiring untuk berpikir bahwa "Hei kamu anak muda indonesia !! jadilah seperti Obama, dia punya mimpi, mimpi untuk menjadi Presiden Amerika Serikat periode 2008 - 2013"
Dan aku sebagai Anak Muda Indonesia tidak akan pernah bermimpi untuk menjadi "seperti" Presiden Amerika Serikat periode 2008 - 2013.
Kalau perdamaian yang telah terjadi, atau nafas segar yang tersusun di langit, atau senyum-senyum ceria anak-anak Etiopia dan Afghanistan, mungkin masih bisa jadi bila aku harus bermimpi untuk jadi "seperti" pejabat itu. Tapi apa ?? Perang pun makin membara, senyuman pun tak kunjung datang, malah tangis yang semakin keras.
Lalu .. untuk apa aku bermimpi untuk menjadi pemimpin seperti itu ???
Apa karena dia pernah menginjakkan kakinya di bumi yang bernama Indonesia ini ???
Apa karena dia pernah makan nasi pecelnya mbok yem yang berlaukkan tempe dan tahu ??
Apa karena dia pernah mendapatkan ilmu menghitung dari Oemar Bakrie di sudut sekolah mungil ??
Indonesia !!! Apa yang kau banggakan dari seorang dia ?? cukuplah KAU mengatakan pada dunia bahwa dia pernah hidup di Pertiwi ini. Tak usah KAU lebih-lebihkan.
Suatu saat bila dia berbuat dosa di dalam perangkat bersuara atau berkata, KAU pasti akan malu dengan semua ini.

Tuesday, October 13, 2009

Ingin bermain ...

Sudah lama aku tak menyentuh koding perkodingan alias program memprogram aplikasi, mungkin karena aku merasa gagal kali ya dalam menikmati jurus - jurus ini dari Perguruan Seni Koding STT Telkom, beberapa hari ini timbul suatu panggilan alam, ngga ... angga ... koding yuk ... koding yuk, kembangkan ilmu dasar kamu, jangan ditelantarkan begitu saja. Jadilah orang yang tidak kebanyakan orang, jadilah orang baik yang mudah-mudahan sekarang tidak sedikit. Lalu semua ini harus dilakukan dengan tindakan ... baca buku IT, pelajari, banyak berlatih, dan lakukan langkah - langkah selanjutnya ... jgn kau tutup lebarnya mata kamu ...

Thursday, August 27, 2009

Indonesia dan Malaysia yang kecut

Menjadi bangsa yang kecut...
:) istilah kecut memang kadang unik, mendapati kehidupan berbangsa dan bernegara kita yang semakin terasa rentan. Rentan akan keadaan yang diombang-ambing. Seperti cerita cinta Indonesia - Malaysia :)
Harga diri, Kebanggaan, Asas kepemilikan, Komersialitas Media, Kompetisi, semuanya menjadi hal-hal yang tercampur dalam sebuah tragedi cinta yang sedang merekah. Satu persatu benih-benih cinta terasa dalam suatu konflik yang kecut. Media mungkin semakin hingar bingar dengan adanya barang mentah ini, siap diolah menjadi barang setengah matang, agak gosong, atau bener-bener gosong. Hmm ... nikmat sekali sepertinya di bulan Ramadhan ini. Indonesia sangatlah besar, bila besar itu dibandingkan dengan kecilnya geografis Malaysia. Indonesia sangatlah baik, bila baik itu ditandai dengan bersedianya aset-aset manusia Indonesia dikirim ke Malaysia untuk menjadi seseorang yang membantu rumah tangga ataupun pabrik-pabrik. Namun semuanya itu tetap berjalan hingga sekarang ...
Putri Cantik pun tidak kalah menggiurkan di kaca-kaca televisi ataupun jepretan di kalender yang sudah berjalan hampir 8 bulan ini. Setiap insan ingin melindungi putri yang cantik bak mentari di pagi hari ini, yang siap menyinari penjuru negeri lewat sinetron dramatis bernilai jutaan rupiah. Drama sebenarnya pun masih menarik, caci sini dan caci sunu, hingga membuat kita menari sambil bernyanyi caca marica hey hey :) Dan semuanya itu tetap berjalan hingga sekarang ...
Ambalat, tentu lebih menarik lagi, harga diri dan integritas bangsa dipertaruhkan, mulai dari isu ketertarikan akan sumber daya minyak di dalamnya dan lain sebagainya. PERAAAANG !!! Itu yang biasa disebut-sebut, di atas kertas-kertas buram dan kaca-kaca bergambar. Seakan perang adalah kenikmatan yang begitu dahsyat seperti ketika melakukan seks. :) sehingga akan ada seorang bayi mungil nan lucu yang akan muncul membuat kita tertawa riang. Hi hi hi Perang Kecut. Dan semuanya itu tetap berjalan menarik membumbu dengan sedap hingga sekarang ...
Tapi .. kenapa tidak ada yang menjentikkan pikirannya untuk berusaha tidak masuk ke dalam lobang boaya ya ? lobang boaya yang berisi tikus-tikus terperanjat yang lapar memakan tikus yang lainnya. Padahal sama-sama tikus ... hi hi hi dasar tikus kecut.
Tapi .. siapa yang membuat lobang boaya ini ya .. ? Cantik nian lobang ini, luas, lebar, siapapun bisa masuk, dari tikus yang tidak punya uang hingga kepala suku tikus yang mungkin ingin mencari simpati dari rakyat tikusnya. Mau bicara apapun silahkan, mau mencaci apapun makin hangat makin maknyozz.
Tak taunya si manusia yang lebih berotak manusia logik yang membuat lobang cantik ini. Lobang yang berisi makanan untuk diobrolkan tiap hari tiap saat di meja-meja dalam lobang boaya. Menarik dan lezat disantap.
Manusia pun berkata, "Dasar tikus-tikus bodoh, bisanya cuman merusak makan siangku, merusak tidurku di hotel=hotel berbintang, merusak partyku di cafe dengan anggur di gelas merahku, urus dulu otakmu yang kecil itu" Tapi si tikus pun bergeming tanpa menyadari yang terjadi, hingga mereka pun tua renta, menyisakan sejarah-sejarah perang untuk anak cucunya. Perang Kecut .. :)
DAN PERANG KECUTPUN TERJADI LAGI DAN BERPUTAR-PUTAR DALAM LOBANG BOAYA BERISI TIKUS JATUH CINTA DALAM ADU DOMBA.
@office

Sunday, July 12, 2009

Hidup Berbangsa dan Bernegara


Merah Putih ..
adalah simbol kebangsaan Bangsa dan Negara Indonesia.
Sebuah simbol yang bermakna sangat besar. Mengartikan jati diri bangsa yang kuat dan bersih. Ini kuyakin bukan hanya sekedar simbol semata, namun adalah sebuah jiwa dari anak-anak negeri yang terlahir di atas bumi pertiwi. Indonesia, negara yang sangat gagah membentang di muka belahan bumi di sisi timur. Kekayaan alam dan budaya yang sungguh teramat cantik. Kuyakin bangsa ini akan menjadi bangsa yang besar, bangsa yang bisa menjadi contoh bagi bangsa lain bagaimana memaknai kehidupan yang damai dalam keragaman.
Indonesia, bangsa yang baru saja melaksanakan pemilu, baik itu legislatif (DPR) dan eksekutif (Presiden dan Wapres). Mungkin baru saja menunjukkan kepositifan dari jati dirinya, bangsa Indonesia. Maaf, kalau dari sisi mata rakyat ini aku melihat jiwa itu dari sosok figur. SBY .. ya SBY. Sekali lagi aku bilang ini adalah mata rakyat, aku bukan politikus ataupun pengamat yang jeli akan politik, namun rakyat yang melihat dari mata yang dimiliki dari harapan-harapan kepada Pemerintah.
SBY .. menunjukkan jati dirinya sebagai seorang bangsa Indonesia yang sejati, yang berjiwa merah dan berhati putih. Setidaknya untuk saat ini dengan segala tindak tanduknya dalam menghadapi segala permasalahan yang ada. Tanpa emosi yang berlebihan, tenang, dengan kata-katanya yang santun, namun nampak pula ketegasan di dalam kata-katanya. Maaf untuk Bu Mega, kami sangat jengah dengan sikap-sikapnya .. apa yang harus kami ambil pelajaran dari sikap ibu dan mindset ibu yang tidak santun dan tidak berjiwa besar itu. Rakyat yang ibu sering katakan ibu bela dengan otot, bukan dengan strategi arif dan bijak. Aku tahu ibu memiliki semangat untuk membela kami, aku sangat yakin itu, dari berbagai media aku lihat sisi semangat itu, tapi tidak untuk hati dan jalan dari semangat itu. Kami jengah dengan contoh-contoh itu, contoh yang memperlihatkan kebencian. Contoh yang memperlihatkan jiwa-jiwa tidak berbesar hati. Kami tahu, kami tahu rasa cinta Bapak dan Ibu terhadap kami, terhadap nama besar bangsa ini. Namun, sekali lagi, kami membutuhkan ketentraman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Jadilah bangsa yang kuat, berwibawa, dan .... BERSATU

my other part ..


Ade' hari ini lagi sakit :( hmm .. sedih kalau kamu lagi sakit de'. Radang tenggorokan disertai panas yang naik turun .. ade' yang biasanya suka cerewet plus bawel, klo dah sakit jadi kurang bawelnya, jadi terasa ada yang hilang :) hmm ade' ade' aku kangen kamu yang ceria dan suka manyun klo aku kerjain :p cepet sembuh lah de' .. ntar aku beliin es krim deh klo dah sembuh :) hi hi ade' ade ... aku kangen banget sama kamu. Tiap hari ketemu, dan mungkin hampir tiap hari bertengkar :D :D tapi aku makin kangen kamu aja :D Cepet sembuh ya de' biar kita bisa jalan-jalan lagi, biar aku bisa ngerjain kamu lagi :D biar aku bisa lihat senyum kamu yg maknyuzz :p
Ade' .. terima kasih ya atas sayang yang sampai saat ini masih kamu berikan sama aku :D i know u are the first and the last for me .. i don't want any other .. aku akan selalu belajar untuk menjadi seorang pria yang senantiasa setia dengan orang yang aku sayangi .. dan itu kamu.
Dan sampai saat ini aku selalu menyadari .. ternyata Aku Sangat Sayang Kamu ... my Ade' -- Cindy L Kirana
write 'I LOVE U' on my hand :)
@Marijo'Kost

Friday, July 10, 2009

Situ Gintung 8 July 09


this pic was taken by ade' at Situ Gintung.
hi hi hello blog, aku balik lagi, udah lama banget lu gak kerawat blog :D he he
mau pake bahasa inggris susah banget yak :D dasar dudung, emang kagak bisa bahasa inggris gimana bisa ngetik bahasa inggris, bahasa indonesia aja masih banyak yang salah :D he he
iya, kemarin abis maen-maen ama ade' ke situ gintung, mungkin seperti waduk kalau di jawa, setelah tragedi situ gintung beberapa bulan yang lalu, air disana sudah habis, hmm .. sebuah tragedi kemanusiaan yang mengerikan. hmm .. memang menyenangkan sih tempatnya, cukup sejuk, dan banyak pepohonan yang rindang.
ah, gak tau ah mau cerita apa, mungkin tulisan ini cuman pengen inisial action aja kali biar bisa nulis lagi di blogku ini :) anyway, i love my ade'

Thursday, April 30, 2009

My First & Last Lady .....

Yupz, dia seorang wanita pertama yang datang di hidupku sebagai seorang yang bisa aku sayangi dan datang berperan sebagai kekasihku. Aku sangat sayang dia, aku sangat ingin menyayangi dia, dia seorang yang baik, dan dia juga cantik, cantik hatinya dan mempesonakan aku. Hmm ... jujur, baru kali ini aku merasakan rasa sayang seperti ini, aku merasa sudah saatnya aku untuk melangkahkan kakiku ke suatu waktu yang jauh berbeda dari kehidupannku sebelumnya.
Dulu mungkin aku hanya berangan-angan saja untuk memiliki seorang yang aku sayang, mungkin itu terjadi karena sebagian besar waktuku masih dapat dihabiskan untuk bermain-main dengan teman, dengan aktifitasku dalam pekerjaan, dan lain sebagainya. Pulang kantor maen game dengan temen-temen kost, sabtu minggu siang maen futsal, malamnya maen game, kadang di rental PS, kadang di kamar kost, nonton tv, baca buku, hmmm ... mungkin hampir tidak ada usaha untuk mencari seorang kekasih atau yang orang lain biasa sebut sebagai pacar.
Temen-temen juga banyak yang ngeledek, mana pacar lu ? malam minggu kemana ? haayyah, sabodo teuing itu mah, no matter what all of you said, Angga Agus H tetap bisa berjalan tegap.
Tapi menginjak usia 24 dan mendekati angka 25, angan-anganku untuk memiliki pasangan kembali terteguhkan di dalam hati. Dulu, aku hampir tidak pernah berdoa kepada Yang Maha Kuasa untuk meminta dipertemukan dengan seorang kekasih yang kelak kan menjadi pendampingku, namun di usia 24 itu, aku tersentak dan menyampaikan sekuntum doa yang kutujukan pada Sang Ilahi, aku meminta untuk dipertemukan jodoh yang baik, pendamping yang baik, agar bisa mengajak aku untuk berubah menjadi lebih baik.
Hmmm ... begitu KuasaNya Sang Ilahi, tidak beberapa lama, tanpa aku berharap banyak pada seseorang itu, aku dipertemukan dengan dia. Dengan seorang yang aku sebut, wanita yang mempesonakan aku. Wanita bersenyum manis dan berjilbab anggun yang tampak pandai menaklukkan hatiku ini dipertemukan dengan cara dan jalan yang baik.
1st March 2009, 02.00 pagi, akhirnya aku katakan padanya apa yang sangat merisaukan hati ini, Aku sayang padanya ... sangat sayang.
Bukan karena kecantikannya saja, bukan karena kepandaiannya saja, bukan karena caranya dalam berkomunikasi dengan aku saja, bukan karena senyumnya yang manis saja, bukan karena santun tata lakunya dia kepadaku saja, tetapi semua itu aku rangkum menjadi gambaran diri yang sangat indah untuk aku kagumi. Kemudian aku putuskan untuk belajar dengan keteguhan untuk berjalan menapaki sebuah titik yang dituju, menuju sebuah keyakinan, keyakinan bahwa she is the only who has choosen for me to accompanying my life together, in happines, in crying, in suffering, in all happen of all the rest of my life. Dan aku akan berusaha dengan teguh untuk menempatkan dirinya sebagai seorang wanita yang pertama dan yang terakhir dalam hidupku untuk aku sayangi dan cintai menjadi Kekasih Hati...sepanjang hidup.

Thursday, February 26, 2009

L.I.F.E




Kalau kau pegang tiang itu kuat - kuat
kau takkan jatuh, kau takkan roboh
Kalau kau pegang teguh agamamu itu
kau akan selamat, kau akan bahagia

Apalah artinya dunia yang beberapa tahun berlalu ini
bila nanti pun kau kan pasti mati
Kau perbesar perutmu
Kau puaskan nafsumu
Kau banggakan jabatanmu

Memang itu menyilaukan dan terasa begitu indah
Huffhhh .... tapi itu segera berlalu

Hmmm ....
Indahnya hidup yang sebentar ini
bila kita saling berbagi, lebih banyak berbuat untuk orang lain
lebih mudah untuk mengerti perbedaan orang lain
lebih mudah untuk menuaikan senyum yang tulus :)

Cukuplah hidup ini dihiasi dengan ibadah
Cukuplah hidup ini dihiasi dengan ibadah
Maka berlalulah hidup ini dengan senyum yang manis :)

salam,

Friday, January 09, 2009

HAPE ESIA SLANK



Konten Dan Aplikasi Untuk Super SLANKERS



Ringtone SLANK

Kamu bisa dapetin GRATIS 5 ringtone SLANK, yang bisa kamu jadiin ringtone pilihan kamu

- Seperti Para Koruptor
- Sosial Betawi Yoi
- Pandangan Pertama
- Orkes Sakit Hati
- Kuil Cinta


Nada Sambung SLANK

Kamu bisa dapetin GRATIS 5 Nada Sambung SLANK selama 21 hari. Aktifin dengan ketik:

SLANKnomor lagu pilihan kamu
kirim ke 888

1. Devilinu
2. Virus (versi Amerika)
3. Solidaritas
4. Seperti Para Koruptor
5. Rebut


Wallpaper SLANK

Kamu bisa dapetin GRATIS 5 wallpaper SLANK dengan visual teranyar dari SLANK, yang bisa langsung kamu jadiin wallpaper pilihan kamu.

- SLANK Rainbow
- SLANK Caricature
- SLANK Dark
- SLANK Green n Peace
- SLANK Original


Warung SLANK

Di aplikasi ini, kamu bisa dapetin konten ringtone dan wallpaper SLANK lainnya yang akan di-update setiap bulannya.

Tarif download konten Rp 5.000,- +PPN



Telpon SLANK

Langsung telpon ke 88825, kamu akan disambut oleh SLANK! Kamu bisa dengerin lagunya SLANK di Featured Artist, lagu SLANK favoritmu bisa dijadiin Nada Sambung dan kirim pesan spesial pake lagu SLANK dengan GMS.


SMS SLANK

Langsung SMS ketik SLANK kirim ke 88825, bisa dapetin jawaban langsung dari SLANK untuk info-info: Berita SLANK, Jadwal Manggung, Pelukan Bunda, Orkes SLANK, Virus Sok Bijak Bim Bim, My Kaka's Love dan Nada Sambung SLANK*.

*Tarif Nada Sambung langganan :
Rp. 9.000,- / lagu / bulan + PPN atau
Rp. 3.000,- / lagu / minggu + PPN

Setiap penjualan 1 unit Hape esia SLANK, Rp. 10 ribu akan disumbangkan untuk para pihak kurang mampu yang ditunjuk langsung oleh SLANK

Thursday, December 25, 2008

Mental-Mental Peminta


Merasakan keadaan – keadaan lingkungan sosial kita yang kerapkali terjadi degradasi keyakinan akan kebesaran dan kekayaan yang sungguh luas dan besar yang dimiliki oleh Allah SWT. Kita tidak yakin bahwa Allah begitu Maha Kuasanya untuk memberikan apa yang dimiliki-Nya kepada hamba-Nya.
Kita mungkin seringkali tidak sadar, keseharian kita begitu dekat dengan yang namanya mental – mental meminta – minta. Hal – hal kecil yang mungkin kita anggap remeh, adalah bibit – bibit dari timbulnya mental orang – orang yang suka meminta, terlena dengan keadaannya yang suka menerima, memperlihatkan telapak tangannya kepada orang lain untuk mendapatkan sesuatu. Sesuatu itu yang biasanya yang kecil – kecil. Manusia yang darah – darah yang mengalir di tubuhnya, daging – daging yang mengendap di tubuhnya, pakaian – pakaian yang menempel di tubuhnya, dan berbagai benda yang menempel di dalam jiwanya didapat dari hasil menengadahkan tangan ke orang lain.
Entah ini disebabkan karena memang budaya kita yang manusia-manusianya suka memberi atau hanya karena budaya manusia kita yang suka kasihan atau mungkin karena manusianya gengsi untuk tidak memberi ketika dimintai sesuatu ... ? entahlah, yang jelas fenomena itu terjadi di sekeliling kita karena objek dari diri-diri kita yang terlalu nikmat untuk menerima sesuatu.
Bukan tidak benar bila kita menerima sesuatu pemberian dari orang lain, tapi rasanya ketika kita menerima pemberian dari orang lain itu mengartikan bahwa diri kita itu lebih rendah dari sang pemberi. Lebih rendah dalam arti dalam hal kemampuan, atau mungkin bisa jadi lebih rendah dalam hal harkat dan martabat. Saya tidak mengartikan lebih kotor atau lebih hina, namun saya kira lebih tepat adalah status posisi antara sang pemberi dan sang penerima. Hal itu tidak dapat disangkal. Memberi adalah mulia, sedangkan menerima tentu memiliki derajat kehormatan yang lebih rendah daripada yang memberi. Bukankah Tuhan dengan keagungan-Nya dan kemulian-Nya kita puji-puji karena pemberian-Nya yang Maha Dahsyat .. ? tentu kita tidak bisa menyandingkan diri kita dengan Sang Khalik, apalagi dalam hal memberi, karena seluruh yang kita miliki ini berasal dari Dia pula. Tapi dalam konteks ini adalah indah dan agungnya kemuliaan yang didapat dari memberi itu sendiri, yang didapat bukan dari meminta. (bersambung)

Thursday, October 09, 2008

Muhammad Syaiful Ardiansyah


Namanya Muhammad Syaiful Ardiansyah, si anak kecil ini adik gue, seneng kalau tiap kali pulang ke kota Bojonegoro ketemu ama dia, hi hi hi, gue biasa panggil dia Ipung atau dik Ipung, anaknya rame dan karena dia ada itu keluarga gue jadi makin tambah rame, Ipung ini adik ketiga gue, dan yang terakhir, jadi emang agak nakal. Semuanya sudah diatur oleh Allah, kehadirannya membuat sesuatu yang berbeda di keluarga.