Sebuah pengalaman spiritual pribadi yang cukup menarik dan dahsyat.
Awalnya adalah ketika aku sudah merasa jarang melakukan shalat shubuh tepat waktu atau bahkan untuk melakukan di dalam waktunya yang baik. Seringkali shalat subuh aku lakukan dengan sangat terlambat, sikap malas dan merasa nyaman di tempat tidur semakin hari semakin parah. Dan keadaan itu terulang selama beberapa bulan dan itu sangat memalukan bagi seorang diriku yang dulu bisa melakukan dengan cukup lebih baik. Perasaan berdosa terus menghantui sesaat setelah sholat subuh kutunaikan dengan waktu yang tidak tepat. Namun keadaan itu terus berlanjut seiring dengan perasaan yang resah. Aku selalu berkeinginan untuk bisa melakukannya di hari esok dengan lebih baik, namun selalu gagal dan gagal. Tiap hari hanyalah berisi keinginan - keinginan yang tak kunjung berjumpa. Hingga suatu hari pada beberapa hari yang lalu, kira - kira jam 5 pagi, aku tiba - tiba dikejutkan dengan sosok yang mencoba mendobrak pintu kamarku secara paksa. "Brak!! Brak!! Brak!! .. " Pintu kamarku tak jua terbuka, kemudian dia mengintip ke lubang jendela lalu merogohkan tangannya ke lubang jendela itu dengan sangat kasar dan seakan terburu - buru. Aku semakin takut. Lalu dia kembali ke pintu kamarku yang tak kunjung terbuka oleh dobrakannya yang sering. "Brak !!Brak !!Brak !!Brak !!Brak !!". Aku dengar dia menggumam dengan kesal, "INI ANAK MALES BANGET SIH!!!... BRAK !!" Lalu pintu kamarku pun terbuka dengan lebar, lalu aku terbangun menunggu kehadiran sesosok makhluk, namun tak ada seorangpun yang terlihat, tak ada sosok yang aku takutkan tadi, yang ada hanyalah Pintu kamar yang terbuka lebar oleh suatu dobrakan yang keras. Kemudian aku menyadari bahwa aku sedang bermimpi. Lalu akupun terbangun, lalu kulihat jam tangan yang tergeletak di samping tempat tidurku. Jam 5 pagi ... sayup - sayup terdengar lantunan wirid dari masjid setelah usai melaksanakan shalat subuh berjamaah. Akupun seketika itu membaca Ayat - Ayat Alquran seadanya, Al-Ikhlas beberapa kali. Kemudian aku bergegas mengambil air wudhu, lalu aku sholat subuh di pagi itu.
Mungkin ini hanyalah sebuah mimpi biasa, mungkin juga sebuah pesan.
Aku tidak bisa membayangkan bila sosok yang keluar dari balik pintu kamarku itu adalah sesosok yang menyeramkan. Ini mungkin sebuah pertanda bahwa aku harus segera memperbaiki sesuatu pada diriku.
Monday, March 17, 2008
Friday, January 11, 2008
Mencintai Alam, sebagai Makhluk Alam
Mencintai Alam, menjadi sebuah tuntutan untuk saat ini, Alam semakin jengkel dengan para penghuninya. Para penghuninya yang serakah dan terlalu rakus akan dirinya. Ini mungkin sebuah wacana yang di setiap tempat terjadi, di berbagai media diperbincangkan. Kita tidak semestinya acuh tak acuh terhadap keadaan ini, sudah terlalu beragam permasalahan alam yang terjadi saat ini namun hal ini tidak pernah dikatakan telat untuk kembali menyadarinya dan memperbaiki tindakan dan pandangan.
Permasalahan - permasalahan inti mengenai Alam seperti Hutan yang semakin habis terbakar dan ditebang yang beralih bentuk menjadi meja dan kursi - kursi yang cantik di pojok - pojok bagian rumah kita tanpa memberikan udara yang segar dan tanah yang kokoh melainkan hanyalah kepuasan oleh mata kita akan keindahan ciptaan Ilahi. Burung - burung cantik bersayap yang dipenjara oleh nafsu manusia akan kicauan merdu suara dan lembut bulu - bulunya. Ikan - ikan lautan samudera yang cantik terpajang di sebuah pojok dinding satu meter beserta rumah karangnya yang sedikit tercongkel rusak.
Tak pernah ada berita gembira yang bercerita adanya rumah atau gedung diubah menjadi sebuah taman yang indah, namun yang ada adalah sebuah taman yang indah diROBOHkan menjadi sebuah gedung kekar menantang.
Tak pernah ada penyayang binatang, selain yang membiarkannya dan melindunginya untuk selalu mendapat kebebasan untuk hidup selayaknya binatang yang bebas di daratan, di samudera, dan di langit.
Manusia tidak diciptakan untuk hidup selamanya, melainkan hanya sebentar, oleh karena itulah, tidaklah manusia sebaiknya menyayangi binatang, tanaman, dan makhluk hidup lainnya seperti dia menyayangi dirinya sebagai sesama makhluk ciptaan.
Jadilah orang - orang yang menyayangi binatang dg mengartikan penyayang binatang sesungguhnya,
Jadilah orang - orang yang menyayangi tanaman dg mengartikan penyayang tanaman sesungguhnya,
Jadilah orang - orang yang menyayangi sesama makhluknya sebagai makhluk yang sebenarnya.
Jadilah aku, kamu, dan manusia - manusia yang lain makhluk yang mati dalam keadaan mencintai makhluk - makhluk yang lain.
Permasalahan - permasalahan inti mengenai Alam seperti Hutan yang semakin habis terbakar dan ditebang yang beralih bentuk menjadi meja dan kursi - kursi yang cantik di pojok - pojok bagian rumah kita tanpa memberikan udara yang segar dan tanah yang kokoh melainkan hanyalah kepuasan oleh mata kita akan keindahan ciptaan Ilahi. Burung - burung cantik bersayap yang dipenjara oleh nafsu manusia akan kicauan merdu suara dan lembut bulu - bulunya. Ikan - ikan lautan samudera yang cantik terpajang di sebuah pojok dinding satu meter beserta rumah karangnya yang sedikit tercongkel rusak.
Tak pernah ada berita gembira yang bercerita adanya rumah atau gedung diubah menjadi sebuah taman yang indah, namun yang ada adalah sebuah taman yang indah diROBOHkan menjadi sebuah gedung kekar menantang.
Tak pernah ada penyayang binatang, selain yang membiarkannya dan melindunginya untuk selalu mendapat kebebasan untuk hidup selayaknya binatang yang bebas di daratan, di samudera, dan di langit.
Manusia tidak diciptakan untuk hidup selamanya, melainkan hanya sebentar, oleh karena itulah, tidaklah manusia sebaiknya menyayangi binatang, tanaman, dan makhluk hidup lainnya seperti dia menyayangi dirinya sebagai sesama makhluk ciptaan.
Jadilah orang - orang yang menyayangi binatang dg mengartikan penyayang binatang sesungguhnya,
Jadilah orang - orang yang menyayangi tanaman dg mengartikan penyayang tanaman sesungguhnya,
Jadilah orang - orang yang menyayangi sesama makhluknya sebagai makhluk yang sebenarnya.
Jadilah aku, kamu, dan manusia - manusia yang lain makhluk yang mati dalam keadaan mencintai makhluk - makhluk yang lain.
Monday, August 06, 2007
Kawan sejati hidupku .....
Suatu ketika terjadi perenungan pada diri sendiri ketika berada di sebuah perjalanan, di sebuah bus Bandung-Jakarta, karena mata tidak terlalu ingin tidur, aku berada di dekat jendela yang cukup luas memandang langit biru. Seketika itu timbul banyak sekali pemikiran-pemikiran, terutama pemikiran tentang bagaimana Semesta diciptakan, kadang-kadang pemandangan yang bagus dengan rimbunnya pepohonan di ruang pedesaan, kadang-kadang juga muncul sekepul asap tebal dari sebuah cerobong milik pabrik yang cukup besar. Ada sebuah dinamika dalam hidup ini, apa skenario yang sedang terjadi ? Hati dan Akal terus bergejolak, Tuhan pasti mendengar, karena Ia berkuasa atas segala sesuatu.
Lalu tiba saat memikirkan diri, manusia, binatang, dan tumbuh-tumbuhan di sekitar. Lalu sampailah pada saat untuk menanyakan siapa kawan sejati diri-diri yang hina ini. Siapa kawan sejati itu, kenapa Orang dengan orang lain terlalu sering berkhianat, kawan yang khianat, istri yang khianat, suami yang khianat, bahkan Ayah Ibu pun tidak luput dari kemungkinan untuk mengkhianati anaknya. Siapa kawan yang paling setia di dalam hidup ini? Sebuah pertanyaan yang bila dipikir-pikir dan dinalar jawabannya adalah tidak ada. Kawan bagi orang yang sedang bahagia, kawan bagi orang yang sedang sedih merana, kawan bagi orang yang bergelimang harta, kawan bagi orang yang bingung dan kalut memikirkan apa yang akan dia makan esok hari, untuk dia, untuk anak-anaknya, untuk semua tanggunggannya. Siapa ? siapa ? apa istri kita ? apa kawan kita ? apa Ayah kita ? apa Ibu kita ? Siapa ? Siapa ? tidak ada satupun yang memberikan janji yang pasti.
Lalu aku mulai merasa menyadari kehadirannya, kehadiran sosok yang tidak akan pernah berdusta, tidak akan pernah mengingkari janjinya, saat ini dan untuk selamanya. Sosok yang sangat setia bagi siapapun dia, yang tidak memandang yang kuat dan yang lemah, yang tidak akan pernah lupa akan diri kita, bahkan untuk jatuhnya setetes air dari atas ke bawah bumi.
Dialah Tuhanku, Allah Sang Khalik, yang ketika aku sedang bahagia Dia lah yang memberinya, ketika aku sedang sedih, Dia jua lah yang melipurku, siapa yang tidak butuh Tuhan, semua makhluk membutuhkan Tuhan, bahkan kaca-kaca membutuhkan ijin Tuhan untuk menjadi sebuah gelas yang cantik begitu indah. Lihatlah sekitar kita, siapa yang tidak butuh Tuhan ? dan lihatlah waktu-waktu kita, kapan Tuhan tidak mengasihi kita ? gerak tangan kita, gerak mata kita. Tuhan adalah teman sejati, kau mengkhianati-Nya, Ia tetap mencintaimu, kau mendustakan-Nya, Ia tidak pernah lupa untuk memberimu karunia yang tidak akan pernah bisa kau balas.
Siapa bilang orang-orang cacat tidak punya kawan ?
Siapa bilang orang-orang buruk tidak punya kawan ?
Siapa bilang orang-orang miskin tidak punya kawan ?
Siapa bilang orang yang tersesat di sebuah Hutan tidak punya kawan ?
Siapa bilang orang-orang jahat tidak punya kawan ?
Mereka punya, bahkan Dia adalah Kawan sejati mereka, dan merekalah yang sungguh selalu berdusta terhadap kawan sejati itu, jangan bilang kalau kau punya kawan sejati, dan kau tidak akan pernah menduakannya, tidak akan pernah menikamnya, tidak akan pernah menjelek-jelekkannya, kau punya kemungkinan untuk khianat, tapi Tuhan tidak, Dia selalu bersama kita, di waktu pagi, siang, dan malam.
Tuhan, kawanilah aku selama-lamanya, karena kawan sejati pasti akan membantu, dan aku lebih suka kawan yang punya bantuan terbesar membantuku.
Lalu tiba saat memikirkan diri, manusia, binatang, dan tumbuh-tumbuhan di sekitar. Lalu sampailah pada saat untuk menanyakan siapa kawan sejati diri-diri yang hina ini. Siapa kawan sejati itu, kenapa Orang dengan orang lain terlalu sering berkhianat, kawan yang khianat, istri yang khianat, suami yang khianat, bahkan Ayah Ibu pun tidak luput dari kemungkinan untuk mengkhianati anaknya. Siapa kawan yang paling setia di dalam hidup ini? Sebuah pertanyaan yang bila dipikir-pikir dan dinalar jawabannya adalah tidak ada. Kawan bagi orang yang sedang bahagia, kawan bagi orang yang sedang sedih merana, kawan bagi orang yang bergelimang harta, kawan bagi orang yang bingung dan kalut memikirkan apa yang akan dia makan esok hari, untuk dia, untuk anak-anaknya, untuk semua tanggunggannya. Siapa ? siapa ? apa istri kita ? apa kawan kita ? apa Ayah kita ? apa Ibu kita ? Siapa ? Siapa ? tidak ada satupun yang memberikan janji yang pasti.
Lalu aku mulai merasa menyadari kehadirannya, kehadiran sosok yang tidak akan pernah berdusta, tidak akan pernah mengingkari janjinya, saat ini dan untuk selamanya. Sosok yang sangat setia bagi siapapun dia, yang tidak memandang yang kuat dan yang lemah, yang tidak akan pernah lupa akan diri kita, bahkan untuk jatuhnya setetes air dari atas ke bawah bumi.
Dialah Tuhanku, Allah Sang Khalik, yang ketika aku sedang bahagia Dia lah yang memberinya, ketika aku sedang sedih, Dia jua lah yang melipurku, siapa yang tidak butuh Tuhan, semua makhluk membutuhkan Tuhan, bahkan kaca-kaca membutuhkan ijin Tuhan untuk menjadi sebuah gelas yang cantik begitu indah. Lihatlah sekitar kita, siapa yang tidak butuh Tuhan ? dan lihatlah waktu-waktu kita, kapan Tuhan tidak mengasihi kita ? gerak tangan kita, gerak mata kita. Tuhan adalah teman sejati, kau mengkhianati-Nya, Ia tetap mencintaimu, kau mendustakan-Nya, Ia tidak pernah lupa untuk memberimu karunia yang tidak akan pernah bisa kau balas.
Siapa bilang orang-orang cacat tidak punya kawan ?
Siapa bilang orang-orang buruk tidak punya kawan ?
Siapa bilang orang-orang miskin tidak punya kawan ?
Siapa bilang orang yang tersesat di sebuah Hutan tidak punya kawan ?
Siapa bilang orang-orang jahat tidak punya kawan ?
Mereka punya, bahkan Dia adalah Kawan sejati mereka, dan merekalah yang sungguh selalu berdusta terhadap kawan sejati itu, jangan bilang kalau kau punya kawan sejati, dan kau tidak akan pernah menduakannya, tidak akan pernah menikamnya, tidak akan pernah menjelek-jelekkannya, kau punya kemungkinan untuk khianat, tapi Tuhan tidak, Dia selalu bersama kita, di waktu pagi, siang, dan malam.
Tuhan, kawanilah aku selama-lamanya, karena kawan sejati pasti akan membantu, dan aku lebih suka kawan yang punya bantuan terbesar membantuku.
Berbagi
Sepasang suami istri yang berusia lanjut, suatu kali mengunjungi kantor pusat untuk bernostalgia tentang suka duka ketika mereka masih aktif bekerja dahulu. Kesempatan bernostalgia ini rupanya dimanfaatkan mereka menikmati sop buntut yang tersohor di kantin, dalam kantor pusat tersebut.
Kebetulan, ketika itu jam makan siang sehingga banyak pegawai yang santap siang di sana.
Suami istri ini lalu masuk antrean untuk memesan sop buntut. Mereka memesan satu porsi sop buntut beserta nasinya, dan dua gelas es teh manis serta sebuah piring kosong dan mangkuk. Semua yang melihat mereka heran. Sepasang suami istri ini hanya memesan satu porsi. Bahkan, beberapa pegawai lain iba melihat betapa menderitanya nasib pensiunan ini sehingga untuk makan siang di kantin saja hanya memesan satu porsi. Sang suami lalu membagi nasi menjadi dua bagian, demikian pula sop buntutnya. Satu bagian untuk dirinya dan bagian lain diserahkan kepada istrinya. Mulailah mereka makan. Namun, yang makan adalah suami dulu, sementara sang istri dengan tersenyum menunggu dan menatap kekasihnya makan.
Seorang pegawai tiba-tiba bangkit berdiri dan berjalan menuju meja mereka. Dengan rasa iba, pegawai ini menawarkan kepada pasangan suami istri ini satu porsi lagi sop buntut gratis, ia yang mentraktir. Dia merasa tidak tahan melihat sepasang suami istri ini, sementara ia sendiri hidup berkecukupan. Namun, tawaran pegawai ini ditolak secara halus sambil tersenyum oleh pasangan ini dengan menggunakan bahasa isyarat.
Sang suami pun kembali melanjutkan santap siangnya, sementara sang istri hanya menatap sambil tersenyum hingga sop buntut bagiannya menjadi dingin. Setelah beberapa lama, kembali si pegawai yang berkecukupan gelisah melihat tingkah pasangan ini. Sang istri ternyata tidak makan, hanya menunggu sang suami makan. Betapa cintanya sang istri kepada suami hingga rela berkorban menunggu sang suami selesai makan.
Kembali, pegawai tadi dengan rasa penasaran mendatangi sang ibu dan bertanya, "Ibu, saya melihat Ibu hanya menunggu bapak makan sementara Ibu sendiri tidak makan. Kalau boleh tahu, apakah yang Ibu tunggu?" Denga tersenyum sang Ibu menjawab, "Yang saya tunggu adalah gigi, sementara ini masih dipakai Bapak!"
Kebetulan, ketika itu jam makan siang sehingga banyak pegawai yang santap siang di sana.
Suami istri ini lalu masuk antrean untuk memesan sop buntut. Mereka memesan satu porsi sop buntut beserta nasinya, dan dua gelas es teh manis serta sebuah piring kosong dan mangkuk. Semua yang melihat mereka heran. Sepasang suami istri ini hanya memesan satu porsi. Bahkan, beberapa pegawai lain iba melihat betapa menderitanya nasib pensiunan ini sehingga untuk makan siang di kantin saja hanya memesan satu porsi. Sang suami lalu membagi nasi menjadi dua bagian, demikian pula sop buntutnya. Satu bagian untuk dirinya dan bagian lain diserahkan kepada istrinya. Mulailah mereka makan. Namun, yang makan adalah suami dulu, sementara sang istri dengan tersenyum menunggu dan menatap kekasihnya makan.
Seorang pegawai tiba-tiba bangkit berdiri dan berjalan menuju meja mereka. Dengan rasa iba, pegawai ini menawarkan kepada pasangan suami istri ini satu porsi lagi sop buntut gratis, ia yang mentraktir. Dia merasa tidak tahan melihat sepasang suami istri ini, sementara ia sendiri hidup berkecukupan. Namun, tawaran pegawai ini ditolak secara halus sambil tersenyum oleh pasangan ini dengan menggunakan bahasa isyarat.
Sang suami pun kembali melanjutkan santap siangnya, sementara sang istri hanya menatap sambil tersenyum hingga sop buntut bagiannya menjadi dingin. Setelah beberapa lama, kembali si pegawai yang berkecukupan gelisah melihat tingkah pasangan ini. Sang istri ternyata tidak makan, hanya menunggu sang suami makan. Betapa cintanya sang istri kepada suami hingga rela berkorban menunggu sang suami selesai makan.
Kembali, pegawai tadi dengan rasa penasaran mendatangi sang ibu dan bertanya, "Ibu, saya melihat Ibu hanya menunggu bapak makan sementara Ibu sendiri tidak makan. Kalau boleh tahu, apakah yang Ibu tunggu?" Denga tersenyum sang Ibu menjawab, "Yang saya tunggu adalah gigi, sementara ini masih dipakai Bapak!"
Thursday, July 05, 2007
Bukalah Matamu, Bukalah Hatimu
sekarang aku sudah jarang bersyukur, subuh di mesjid sekarang udah jarang. bahkan itu terjadi ketika aku diberikan banyak karunia oleh Allah. Meskipun sholat masih lima waktu, tapi banyak diantara lima itu yang aku tidak mengerti dimana dan apa yang aku dilakukan di waktu itu, semua berlalu begitu saja tanpa bekas. Ini adalah sebuah kemunduran besar bagiku, karena aku dulu tidak sebegininya. Walaupun aku masih merasa itu salah namun aku masih belum bisa membuat itu jadi benar. Aku belum bisa mengembalikan diriku yang dulu begitu suka sholat dengan konsentrasi dan dzikir terkhusus untuk Tuhanku. Hmmm.... manusia ini memang begitu bodoh, godaan itu seakan terasa seperti kue lezat yang tak dapat dielak lagi untuk dinikmati. Sampai kapan keadaan ini harus terus berlanjut, aku merasa aku harus berubah setelah tulisan ini publish. Waktu ini tidak lama, bodoh rasanya kalau aku harus menunda-nunda untuk menjadi orang yang sukses di dunia dan akhirat, sangat sangat bodoh.
Hai tubuh yang penuh dengan kesombongan, gerakkanlah tanganmu, gerakkanlah kakimu, gerakkanlah hatimu untuk menjadi manusia dengan tubuh yang bersyukur. Paksakan bila itu terasa sangat sulit, Paksakan semua tangan dan kakimu untuk bergerak.
Songsong masa depanmu yang gemilang, masa depan yang bukan hanya di dunia ini saja, tapi di kehidupan yang tiada akhir kelak. Kalau engkau tidak sukses di dunia, engkau pun akan susah untuk menjadi orang yang sukses di akhirat, karena bekal untuk hidup yang tiada akhir itu ada di dunia. Jangan kau remehkan dunia, dan jangan sedikitpun kau lupa akan akhirat.
Rubahlah dirimu... rubahlah aku .... jadilah aku manusia super, yang menjadi seorang yang kuat dan berjiwa besar, tangguh, dan sukses dengan segala obsesimu. Raihlah kemudahan yang kamu dapatkan sekarang untuk menjadi seorang yang BESAR, seorang yang akan menjadi penolong bagi orang yang lain.
Bukalah matamu, bukalah hatimu.......
salam,
Hai tubuh yang penuh dengan kesombongan, gerakkanlah tanganmu, gerakkanlah kakimu, gerakkanlah hatimu untuk menjadi manusia dengan tubuh yang bersyukur. Paksakan bila itu terasa sangat sulit, Paksakan semua tangan dan kakimu untuk bergerak.
Songsong masa depanmu yang gemilang, masa depan yang bukan hanya di dunia ini saja, tapi di kehidupan yang tiada akhir kelak. Kalau engkau tidak sukses di dunia, engkau pun akan susah untuk menjadi orang yang sukses di akhirat, karena bekal untuk hidup yang tiada akhir itu ada di dunia. Jangan kau remehkan dunia, dan jangan sedikitpun kau lupa akan akhirat.
Rubahlah dirimu... rubahlah aku .... jadilah aku manusia super, yang menjadi seorang yang kuat dan berjiwa besar, tangguh, dan sukses dengan segala obsesimu. Raihlah kemudahan yang kamu dapatkan sekarang untuk menjadi seorang yang BESAR, seorang yang akan menjadi penolong bagi orang yang lain.
Bukalah matamu, bukalah hatimu.......
salam,
Wednesday, June 27, 2007
Second
ada banyak hal istimewa pada diri kakek, rasanya beliau adalah orang yang sangat tenang, sabar, dan seumur hidup aku rasa tidak pernah melihat beliau marah kepada siapapun. tidak pernah marah, bener-bener luar biasa. kakek orang yang sangat bijak, sangat bijak. entah berapa nilai harga yang sudah ia korbankan untuk keluarganya, tiap kali hari raya idul fitri terlewati, rumah beliau selalu padat, para tetangga begitu menghormatinya. kakek adalah salah satu tetua di desaku, desa klangon. dulu ia pernah bekerja di pemerintahan, aku tidak tahu pasti bagaimana sosok kakek ketika masih jadi pegawai dulunya, cuman sedikit terlintas bayangku pakaian coklat ia kenakan.
kakek juga menekuni ilmu tenaga dalam, beliau dulu melatih banyak orang di pekarangan rumahnya. mulai dari tetangga-tetangga yang ingin belajar ilmu tenaga dalam sampai orang luar yang ingin belajar. akupun dulu sempet belajar, cuman karena latihannya tengah malam, dan akupun masih sekolah, akupun hanya sesekali saja ikut latihan.
pernah suatu kali aku disuruh menendang batang pisang, tidak dengan kekuatan fisik saja, tetapi dengan keyakinan di dalam dada yang sangat kuat. aku ambil konsentrasi, aku tatap batang pohon pisang itu, lalu aku berlari mengincar batang pohon pisang itu seakan-akan pohon pisang itu musuh besarku. aku tendang, dengan tendangan satria baja hitam, ciaaaaaaat ...... srak !!!
dan batang pohon pisang itu pun tersobek-sobek. semua tersenyum simpul, aku heran, kenapa ??? dan ternyata aku gagal memenuhi apa yang seharusnya diharapkan terjadi. :)
kakek .. kakek .. engkau telah meninggalkan kami, kami pasti sangat merindukanmu, kasurmu yang tidak terlalu empuk tapi sungguh antik, perkakas yang kau gunakan untuk garuk punggungmu, aku masih ingat itu, pakaianmu, yang sedikit tipis cocok ketika udara bojonegoro sangat panas.
aku ingat pula jenis rokok yang engkau suka, aku tidak tahu namanya tapi aku tahu itu adalah rokok mbah kung. mbah kung, aku sudah kerja sekarang mbah, aku sudah bisa mandiri mbah, aku bisa cari uang sendiri, mengurus diriku sendiri, aku sudah di jakarta mbah, banggakah kau padaku mbah kung, apakah yang kau banggakan pada diriku mbah ? tapi aku jelas bangga padamu mbah kung,
mbah kung, aku hanya ingin mengatakan bahwa mbah kung ..............sangat baik
kau orang yang baik mbah kung, kau orang yang baik, kau orang yang baik.
kini engkau telah dipanggil oleh-Nya dan meninggalkan kami semua. tapi jiwamu senantiasa ada pada diriku,
mbah kung...tentu kau tidak marah karena aku tidak bisa pulang ketika engkau telah dipanggil oleh-Nya.
kakek juga menekuni ilmu tenaga dalam, beliau dulu melatih banyak orang di pekarangan rumahnya. mulai dari tetangga-tetangga yang ingin belajar ilmu tenaga dalam sampai orang luar yang ingin belajar. akupun dulu sempet belajar, cuman karena latihannya tengah malam, dan akupun masih sekolah, akupun hanya sesekali saja ikut latihan.
pernah suatu kali aku disuruh menendang batang pisang, tidak dengan kekuatan fisik saja, tetapi dengan keyakinan di dalam dada yang sangat kuat. aku ambil konsentrasi, aku tatap batang pohon pisang itu, lalu aku berlari mengincar batang pohon pisang itu seakan-akan pohon pisang itu musuh besarku. aku tendang, dengan tendangan satria baja hitam, ciaaaaaaat ...... srak !!!
dan batang pohon pisang itu pun tersobek-sobek. semua tersenyum simpul, aku heran, kenapa ??? dan ternyata aku gagal memenuhi apa yang seharusnya diharapkan terjadi. :)
kakek .. kakek .. engkau telah meninggalkan kami, kami pasti sangat merindukanmu, kasurmu yang tidak terlalu empuk tapi sungguh antik, perkakas yang kau gunakan untuk garuk punggungmu, aku masih ingat itu, pakaianmu, yang sedikit tipis cocok ketika udara bojonegoro sangat panas.
aku ingat pula jenis rokok yang engkau suka, aku tidak tahu namanya tapi aku tahu itu adalah rokok mbah kung. mbah kung, aku sudah kerja sekarang mbah, aku sudah bisa mandiri mbah, aku bisa cari uang sendiri, mengurus diriku sendiri, aku sudah di jakarta mbah, banggakah kau padaku mbah kung, apakah yang kau banggakan pada diriku mbah ? tapi aku jelas bangga padamu mbah kung,
mbah kung, aku hanya ingin mengatakan bahwa mbah kung ..............sangat baik
kau orang yang baik mbah kung, kau orang yang baik, kau orang yang baik.
kini engkau telah dipanggil oleh-Nya dan meninggalkan kami semua. tapi jiwamu senantiasa ada pada diriku,
mbah kung...tentu kau tidak marah karena aku tidak bisa pulang ketika engkau telah dipanggil oleh-Nya.
Saturday, June 23, 2007
Wafatnya Pencetus Ide nama Angga Agus Hudayanto
bismillaahirrahmaanirrahiim
pencetus ide itu adalah kakekku, eyang Saleh, kata ayahku dulu nama "Angga Agus Hudayanto" diberikan oleh kakek, diambil dari nama angga untukku sendiri, agus dari nama ayahku agus triyono, hudayanto dari nama ibuku sri hudayati.
dan kini, beliau telah wafat, tepatnya hari kamis lalu jam 10 pagi. kakek meninggal dikarenakan serangan jantung yang tiba-tiba. memang beliau adalah perokok. beliau juga pernah merasakan tak sadar beberapa waktu lalu waktu aku ada di bojonegoro. beliau adalah ayah dari ibuku, dan aku adalah cucu pertama beliau.
beliau adalah sosok seorang yang sangat berjasa banyak buatku. beliau adalah orang yang sangat penyabar, saaaangat sabar, sosok yang tenang, damai sekali kalau sedang berbicara dengan beliau. nenek pasti sangat sedih ditinggalkan oleh beliau, mereka berdua sangat mencintaiku. aku hidup bersama mereka waktu aku kecil, mereka yang mengasuh aku hingga aku beranjak sekolah sd. cerita mereka pada waktu aku kecil, minum susu botol setiap hari entah berapa botol. suka ngompol, dan kakekku lah yang mencucinya. tidak pagi, siang, sore, malam, bahkan di waktu tengah malam, aku ngompol dan mereka berdualah yang merawatku.
biasanya, kalau kakek mendekatiku, dipeganglah bahuku, dan diremasnya perlahan. gak tahu apa maksudnya, tapi tangannya terasa begitu kuat. kakek adalah sosok yang terampil, beliau suka sekali dengan hal-hal yang berhubungan dengan perbaikan rumah, kamar mandi, dan beliau juga sangat suka dengan tanaman-tanaman sayur mayurnya yang begitu bermanfaat. mulai dari tomat, dulu pernah juga semangka, cabe, daun sirih, pohon kemangi, sampe-sampe keluarga besar kami gak pernah ketinggalan dengan nikmatnya musim mangga. dulu juga pohon pisang di belakang rumah begitu menggiurkan.
kakek memang seorang pahlawan bagi kami, sosok beliau adalah sosok yang istimewa.
Mbah Kakung, kini engkau telah pergi, meninggalkan kami, aku ingin engkau bahagia melihatku sukses nantinya Mbah. Aku belum sempat membahagiakanmu. Melihatku pulang, melihatku mencium tanganmu yang kuat. Duduk di sebuah kursi pojok dengan tenang sambil berbincang-bincang. Mengatakan apa yang perlu aku lakukan dan apa yang tidak perlu aku lakukan. Akupun ingin melihatmu berpakaian ihram hendak pergi berhaji tahun ini, Aku ingin dengar dari suaramu sebuah kebahagiaan memiliki cucu dan keluarga seperti kami.
Semoga engkau pergi dengan tenang kek, dan Allah Penguasa Segala Sesuatu memberikan tempat kepadamu bersama dengan orang-orang yang dikasihi-Nya.
Selamat tinggal Mbah Kung ...........
cucumu,
Angga Agus Hudayanto
pencetus ide itu adalah kakekku, eyang Saleh, kata ayahku dulu nama "Angga Agus Hudayanto" diberikan oleh kakek, diambil dari nama angga untukku sendiri, agus dari nama ayahku agus triyono, hudayanto dari nama ibuku sri hudayati.
dan kini, beliau telah wafat, tepatnya hari kamis lalu jam 10 pagi. kakek meninggal dikarenakan serangan jantung yang tiba-tiba. memang beliau adalah perokok. beliau juga pernah merasakan tak sadar beberapa waktu lalu waktu aku ada di bojonegoro. beliau adalah ayah dari ibuku, dan aku adalah cucu pertama beliau.
beliau adalah sosok seorang yang sangat berjasa banyak buatku. beliau adalah orang yang sangat penyabar, saaaangat sabar, sosok yang tenang, damai sekali kalau sedang berbicara dengan beliau. nenek pasti sangat sedih ditinggalkan oleh beliau, mereka berdua sangat mencintaiku. aku hidup bersama mereka waktu aku kecil, mereka yang mengasuh aku hingga aku beranjak sekolah sd. cerita mereka pada waktu aku kecil, minum susu botol setiap hari entah berapa botol. suka ngompol, dan kakekku lah yang mencucinya. tidak pagi, siang, sore, malam, bahkan di waktu tengah malam, aku ngompol dan mereka berdualah yang merawatku.
biasanya, kalau kakek mendekatiku, dipeganglah bahuku, dan diremasnya perlahan. gak tahu apa maksudnya, tapi tangannya terasa begitu kuat. kakek adalah sosok yang terampil, beliau suka sekali dengan hal-hal yang berhubungan dengan perbaikan rumah, kamar mandi, dan beliau juga sangat suka dengan tanaman-tanaman sayur mayurnya yang begitu bermanfaat. mulai dari tomat, dulu pernah juga semangka, cabe, daun sirih, pohon kemangi, sampe-sampe keluarga besar kami gak pernah ketinggalan dengan nikmatnya musim mangga. dulu juga pohon pisang di belakang rumah begitu menggiurkan.
kakek memang seorang pahlawan bagi kami, sosok beliau adalah sosok yang istimewa.
Mbah Kakung, kini engkau telah pergi, meninggalkan kami, aku ingin engkau bahagia melihatku sukses nantinya Mbah. Aku belum sempat membahagiakanmu. Melihatku pulang, melihatku mencium tanganmu yang kuat. Duduk di sebuah kursi pojok dengan tenang sambil berbincang-bincang. Mengatakan apa yang perlu aku lakukan dan apa yang tidak perlu aku lakukan. Akupun ingin melihatmu berpakaian ihram hendak pergi berhaji tahun ini, Aku ingin dengar dari suaramu sebuah kebahagiaan memiliki cucu dan keluarga seperti kami.
Semoga engkau pergi dengan tenang kek, dan Allah Penguasa Segala Sesuatu memberikan tempat kepadamu bersama dengan orang-orang yang dikasihi-Nya.
Selamat tinggal Mbah Kung ...........
cucumu,
Angga Agus Hudayanto
Tuesday, June 19, 2007
Setelah beberapa lama .........
he he, udah lama nggak ngisi kamu blog, kini kita bersua lagi, my dashboard is back.
from now on, gue bisa nerusin hobi yang cukup menarik ini.
setelah sekian lama, gak lama-lama amat sih, my daily activity has changed, such as mandi pagi, kerja, pulang sekitar jam 8 malem, balik agak capek, nonton tukul, sampe gue lupa ama yang namanya mandi. phuuuuh.....rasanya gak seger banget kalo abis kerja gak mandi trus langsung tidur, gue baru sadar, klo kita mandi dulu, tidur bisa lebih nyaman. emang gak bau sih, lha wong bau badanku sendiri mana kutahu kalau tubuh ini beraroma asam, kecut, pahit :)
sekarang jam satu siang, udah waktunya masuk jam kerja lagi, tapi beberapa kerjaan sudah diselesaikan, namun juga masih banyak yang pending karena berbagai hal.
from now on, gue bisa nerusin hobi yang cukup menarik ini.
setelah sekian lama, gak lama-lama amat sih, my daily activity has changed, such as mandi pagi, kerja, pulang sekitar jam 8 malem, balik agak capek, nonton tukul, sampe gue lupa ama yang namanya mandi. phuuuuh.....rasanya gak seger banget kalo abis kerja gak mandi trus langsung tidur, gue baru sadar, klo kita mandi dulu, tidur bisa lebih nyaman. emang gak bau sih, lha wong bau badanku sendiri mana kutahu kalau tubuh ini beraroma asam, kecut, pahit :)
sekarang jam satu siang, udah waktunya masuk jam kerja lagi, tapi beberapa kerjaan sudah diselesaikan, namun juga masih banyak yang pending karena berbagai hal.
Monday, April 09, 2007
3rd Day
Jakarta lagi mendung siang ini, 2.36 wjtg(waktu jam tangan gue). beberapa gemuruh halilintar bersambaran di langit jakarta, semoga
hujan tidak terlalu lebat dan tidak menyebabkan banjir. sementara itu, gue, gak terlalu banyak kerjaan, kerjaan gue belajar dan belajar
sepanjang hari ini, belajar sebuah rencana dasar nasional, mungkin ada 100 halaman tebal buku ini. sedangkan yang aku pelajari ada
di bab 1 pendahuluan dan bab 3 interkoneksi, bukan suatu hal yang mudah, karena ini bukan permainan anak informatika, tapi 90%
tentang telekomunikasi, atau anak stt telkom sering menyebutnya dengan teknik elektro telekomunikasi/TE. dulu waktu masih kuliah
memang aku pengen masuk di jurusan ini, eh, ternyata pas udah lulus kuliah di informatika dan giliran kerja, beneran dikasih ama Yang
Diatas sedikit nyinggung-nyinggung elektro telekomunikasi. meskipun tidak pure telekomunikasi sih :) tapi mumet juga nih :)
gue lagi belajar yang namanya fundamental technical plan atau biasa disingkat ftp, weleh-weleh, lah klo di informatika apa tuh ftp ?
fluke transport protocol, singkatannya sama, tapi di kerjaan ini gak ada talinya antara ftp if dengan ftp disini. kacau, kacau, kacau deh.
untungnya para user(atasan) udah menyadari klo basic gue emang bukan dari elektro telekomunikasi, tapi dari put in the black box nya stt
telkom :)
tapi, alhamdulillah banget nih. dulu proyek akhir gue tentang pembangunan site alias bts atau microwave, klo di IF gak ada yang namanya
bts atau microwave, paling juga cuman kulitnya doank. :) tapi proyek akhir gue itu dari telkomsel pusat men, walaupun aplikasi gak
seberapa, tapi headingnya men, ada telkomselnya. beeeeh. orang pasti mikirnya macem-macem, ada yg manggut-manggut, ada yang
geleng-geleng, ada yang ngerut-ngerut, opo iku ??? akupun tak seberapa ngeh tentang hal ini.
Astaghfirullah, sambar geledek terdengar lagi, siang ini begitu mendung, semoga Allah mengampuni aku dan menunjukkan jalan yang lurus
bagiku dan orang-orang dekatku. Amiiin.
back to story, yupz, keseharianku di hari-hari pertamaku kerja adalah belajar, memang orang hidup itu harus belajar, klo gak belajar
namanya apa ? namanya mati, itu sebuah kata-kata dalam hidup yang dulu pernah aku tancapkan dalam diri ini. hidup itu ya harus belajar,
klo gak belajar ya namanya mati, ya tho ?? :) klo udah mati, mau belajar apa ? udah telat men :)
gue mau pulang malem lagi ah entar, males juga klo pulang tapi jalanan macet :) yang ada keringatan, perasaan curiga mulu ama samping
kanan samping kiri, dikira copet, padahal, padahal, rupamu kuwi kayak copet :) tak sobek-sobek kowe :)
he he tak ada lagi canda tukul di malam hari, tak ada lagi ligina, tak ada lagi liga champions, mungkin sabtu minggu aja baru bisa relax,
tapi alhamdulillah sampai sekarang gak terlalu jenuh kok, walaupun kerjaan tidak banyak. semoga saja Allah ngasih semangat dan pikiran
yang jernih, dan semoga shalat-shalat ku bisa lebih baik lagi :)
hujan tidak terlalu lebat dan tidak menyebabkan banjir. sementara itu, gue, gak terlalu banyak kerjaan, kerjaan gue belajar dan belajar
sepanjang hari ini, belajar sebuah rencana dasar nasional, mungkin ada 100 halaman tebal buku ini. sedangkan yang aku pelajari ada
di bab 1 pendahuluan dan bab 3 interkoneksi, bukan suatu hal yang mudah, karena ini bukan permainan anak informatika, tapi 90%
tentang telekomunikasi, atau anak stt telkom sering menyebutnya dengan teknik elektro telekomunikasi/TE. dulu waktu masih kuliah
memang aku pengen masuk di jurusan ini, eh, ternyata pas udah lulus kuliah di informatika dan giliran kerja, beneran dikasih ama Yang
Diatas sedikit nyinggung-nyinggung elektro telekomunikasi. meskipun tidak pure telekomunikasi sih :) tapi mumet juga nih :)
gue lagi belajar yang namanya fundamental technical plan atau biasa disingkat ftp, weleh-weleh, lah klo di informatika apa tuh ftp ?
fluke transport protocol, singkatannya sama, tapi di kerjaan ini gak ada talinya antara ftp if dengan ftp disini. kacau, kacau, kacau deh.
untungnya para user(atasan) udah menyadari klo basic gue emang bukan dari elektro telekomunikasi, tapi dari put in the black box nya stt
telkom :)
tapi, alhamdulillah banget nih. dulu proyek akhir gue tentang pembangunan site alias bts atau microwave, klo di IF gak ada yang namanya
bts atau microwave, paling juga cuman kulitnya doank. :) tapi proyek akhir gue itu dari telkomsel pusat men, walaupun aplikasi gak
seberapa, tapi headingnya men, ada telkomselnya. beeeeh. orang pasti mikirnya macem-macem, ada yg manggut-manggut, ada yang
geleng-geleng, ada yang ngerut-ngerut, opo iku ??? akupun tak seberapa ngeh tentang hal ini.
Astaghfirullah, sambar geledek terdengar lagi, siang ini begitu mendung, semoga Allah mengampuni aku dan menunjukkan jalan yang lurus
bagiku dan orang-orang dekatku. Amiiin.
back to story, yupz, keseharianku di hari-hari pertamaku kerja adalah belajar, memang orang hidup itu harus belajar, klo gak belajar
namanya apa ? namanya mati, itu sebuah kata-kata dalam hidup yang dulu pernah aku tancapkan dalam diri ini. hidup itu ya harus belajar,
klo gak belajar ya namanya mati, ya tho ?? :) klo udah mati, mau belajar apa ? udah telat men :)
gue mau pulang malem lagi ah entar, males juga klo pulang tapi jalanan macet :) yang ada keringatan, perasaan curiga mulu ama samping
kanan samping kiri, dikira copet, padahal, padahal, rupamu kuwi kayak copet :) tak sobek-sobek kowe :)
he he tak ada lagi canda tukul di malam hari, tak ada lagi ligina, tak ada lagi liga champions, mungkin sabtu minggu aja baru bisa relax,
tapi alhamdulillah sampai sekarang gak terlalu jenuh kok, walaupun kerjaan tidak banyak. semoga saja Allah ngasih semangat dan pikiran
yang jernih, dan semoga shalat-shalat ku bisa lebih baik lagi :)
2nd Day
2nd Day
pengen dateng di kantor lebih awal, buru-buru dikit ah :)
di angkot yang berjubel, keringat mengucur deres, debu-debu jakarta, fuiiiih
tiba di terowongan rasuna jam 7.16 am waktu jam tangan gue(WJTG). sip(gue pikir), kagak terlambat dan bisa dateng
lebih awal nih :) naik bis kota ke wisma bakrie, "bakrie pak", aku bilang ama si kenek, "bakrie masih lama dhek, masuk dulu"
"ok pak", dalam hati gue. "bakrie !! bakrie !! bakrie !!" ciiit, jleb! gue udah turun di depan wisma bakrie, gue liat
tuh jam tangan melingkar di pergelangan tangan kanan gue, 7.25 am, mantepz dah !! :) "bakrie, i'm comin" pertama di sana
ketemu pak Satpam, "Pagi Pak", "Pagi", sambil senyum simpul. Masih sepi ternyata kantor baru gue, gak banyak yang udah dateng.
gue menuju lift, masuk, ada beberapa orang disana, beberapa ngeliatin gue, he he ada apa mbak naksir ya :)
gue teken tombol 4, lift menuju ke atas. lt 2 beberapa keluar, trus ada seorang mbak yang nanya gue, "esia ya mas", "ya mbak",
"di mana ?", "regulatory affairs", "oo.. ", terus abis gitu senyum sambil berlalu ke lantai 3. "he he, awal yang baik", pikir gue.
4th Floor, I'm comin' :)
seperti biasa sampe di lantai 4, yang aku tuju pertama kali yaitu toiletz, :). Ngaca bentar, cek belek, rambut dicetak miring dikit,
sepatu masih bersih, pokoknya kayak cek kelengkapan waktu di pramuka dulu deh :), PERIKA KELENGKAPAN !!! SATU SATU DUA DUA TIGA TIGA ....
:) :) he he. Menuju meja dan kursi panas---->jaket dibuka, taruh, kursi digeser, turn on my pc!!!
ready....rekan-rekan yang lain belum pada dateng, first man euy :) Bapak manager juga belum datang :)
Abis gitu datang mbak gina, salah satu rekan kerja yang belum aku kenal, "angga ya", "ya, mbak", "aku gina, kemarin gak masuk karena ada urusan"
"iya mbak", sahutku menjawab. Kesan pertama, ramah, semoga nanti aku bisa jadi rekan kerja yang baik :)
pengen dateng di kantor lebih awal, buru-buru dikit ah :)
di angkot yang berjubel, keringat mengucur deres, debu-debu jakarta, fuiiiih
tiba di terowongan rasuna jam 7.16 am waktu jam tangan gue(WJTG). sip(gue pikir), kagak terlambat dan bisa dateng
lebih awal nih :) naik bis kota ke wisma bakrie, "bakrie pak", aku bilang ama si kenek, "bakrie masih lama dhek, masuk dulu"
"ok pak", dalam hati gue. "bakrie !! bakrie !! bakrie !!" ciiit, jleb! gue udah turun di depan wisma bakrie, gue liat
tuh jam tangan melingkar di pergelangan tangan kanan gue, 7.25 am, mantepz dah !! :) "bakrie, i'm comin" pertama di sana
ketemu pak Satpam, "Pagi Pak", "Pagi", sambil senyum simpul. Masih sepi ternyata kantor baru gue, gak banyak yang udah dateng.
gue menuju lift, masuk, ada beberapa orang disana, beberapa ngeliatin gue, he he ada apa mbak naksir ya :)
gue teken tombol 4, lift menuju ke atas. lt 2 beberapa keluar, trus ada seorang mbak yang nanya gue, "esia ya mas", "ya mbak",
"di mana ?", "regulatory affairs", "oo.. ", terus abis gitu senyum sambil berlalu ke lantai 3. "he he, awal yang baik", pikir gue.
4th Floor, I'm comin' :)
seperti biasa sampe di lantai 4, yang aku tuju pertama kali yaitu toiletz, :). Ngaca bentar, cek belek, rambut dicetak miring dikit,
sepatu masih bersih, pokoknya kayak cek kelengkapan waktu di pramuka dulu deh :), PERIKA KELENGKAPAN !!! SATU SATU DUA DUA TIGA TIGA ....
:) :) he he. Menuju meja dan kursi panas---->jaket dibuka, taruh, kursi digeser, turn on my pc!!!
ready....rekan-rekan yang lain belum pada dateng, first man euy :) Bapak manager juga belum datang :)
Abis gitu datang mbak gina, salah satu rekan kerja yang belum aku kenal, "angga ya", "ya, mbak", "aku gina, kemarin gak masuk karena ada urusan"
"iya mbak", sahutku menjawab. Kesan pertama, ramah, semoga nanti aku bisa jadi rekan kerja yang baik :)
1st Day
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Hari pertama kerja, dateng di front office, kenalan ama satu angkatan kerja :). Posisiku yang paling beda,
Staff Regulatory Affairs, apaan tuh ? pikir mereka dalam hati :) he he tadinya aku juga kagak ngerti apa-apa,
baru pas interview dengan user september lalu(2006) dijelasin. Sedikit banyak ngerti sih waktu itu, tapi gak afdhol
kalo gak ngerasain kerjaannya langsung. :)
Bapak Acep datang, menyapa kami satu persatu, cukup ramah dan selalu terlihat senyum :)
Kami semua diajak ke suatu ruangan, disuruh ngisi data karyawan. (wah udah karyawan nih: batin ku). Isi mengisi diselingi
dengan canda tawa antar karyawan baru, ada yang dari ui, dari its, dari brawijaya, ada yang dari budi luhur(pengalaman kerja
udah mantep nih), lah aku dari stt telkom, beeh, d3 lagi, beeeh, alhamdulillah, semua kehendak Allah :) dikit minder juga sih :)
tapi everything is fine, sampai disini semua masih baik-baik aja. Semua milik Allah, there is nothing i have to worry.
Abis gitu aku dipanggil Pak Acep, dikasih berkas perjanjian kerja, aku baca dulu bla bla bla, udah deh tanda tangan, beres :)
trus semua dikumpulin dalam satu ruangan buat dikasih overview aturan kerja, gaji, tunjangan dan segala macem tentang kepegawaian.
abis gitu, pendaftaran absensi finger print deh. beres, terus dianter ke tempat kerja, deg deg deg, aku sok pd gitu deh, jalan cepat,
mantapz, prok,prok,prok(kayak paski dulu). Ibu Yusra, user pertamaku dulu yang interview lagi meeting. Pak Indra, big boss, juga lagi
meeting. Akhirnya aku disuruh nunggu di meja kerjaku deh, masih kosong, orisinil, cuman meja kosong dan lemari kecil kosong :)
Sekitar 15 menit kemudian, Pak Acep datang lagi, dengan membawa rekan-rekan dari pengadaan komputer + komputer hp, 256MB 3.0 GHz HD 40 GB
pasang sini, pasang situ, jadi deh, ready to be used :)
ketemu rekan-rekan kerja baru, mbak erma, mbak lia, mas eko, mbak ika, mbak yusra, dan big boss, Mr. Indra :)
winning team nih kayaknya :)
cuman kerjaan buat aku belum ada, ngenet juga masih belum bisa, aku mau belajar excel ah, musti bisa excel nih.
Di hari pertama, ya gak banyak kerjaan, liat-liat peta jakarta yang ada di fdisk, nulis nih tulisan, ngotak-ngatik excel deh :)
Hari pertama kerja, dateng di front office, kenalan ama satu angkatan kerja :). Posisiku yang paling beda,
Staff Regulatory Affairs, apaan tuh ? pikir mereka dalam hati :) he he tadinya aku juga kagak ngerti apa-apa,
baru pas interview dengan user september lalu(2006) dijelasin. Sedikit banyak ngerti sih waktu itu, tapi gak afdhol
kalo gak ngerasain kerjaannya langsung. :)
Bapak Acep datang, menyapa kami satu persatu, cukup ramah dan selalu terlihat senyum :)
Kami semua diajak ke suatu ruangan, disuruh ngisi data karyawan. (wah udah karyawan nih: batin ku). Isi mengisi diselingi
dengan canda tawa antar karyawan baru, ada yang dari ui, dari its, dari brawijaya, ada yang dari budi luhur(pengalaman kerja
udah mantep nih), lah aku dari stt telkom, beeh, d3 lagi, beeeh, alhamdulillah, semua kehendak Allah :) dikit minder juga sih :)
tapi everything is fine, sampai disini semua masih baik-baik aja. Semua milik Allah, there is nothing i have to worry.
Abis gitu aku dipanggil Pak Acep, dikasih berkas perjanjian kerja, aku baca dulu bla bla bla, udah deh tanda tangan, beres :)
trus semua dikumpulin dalam satu ruangan buat dikasih overview aturan kerja, gaji, tunjangan dan segala macem tentang kepegawaian.
abis gitu, pendaftaran absensi finger print deh. beres, terus dianter ke tempat kerja, deg deg deg, aku sok pd gitu deh, jalan cepat,
mantapz, prok,prok,prok(kayak paski dulu). Ibu Yusra, user pertamaku dulu yang interview lagi meeting. Pak Indra, big boss, juga lagi
meeting. Akhirnya aku disuruh nunggu di meja kerjaku deh, masih kosong, orisinil, cuman meja kosong dan lemari kecil kosong :)
Sekitar 15 menit kemudian, Pak Acep datang lagi, dengan membawa rekan-rekan dari pengadaan komputer + komputer hp, 256MB 3.0 GHz HD 40 GB
pasang sini, pasang situ, jadi deh, ready to be used :)
ketemu rekan-rekan kerja baru, mbak erma, mbak lia, mas eko, mbak ika, mbak yusra, dan big boss, Mr. Indra :)
winning team nih kayaknya :)
cuman kerjaan buat aku belum ada, ngenet juga masih belum bisa, aku mau belajar excel ah, musti bisa excel nih.
Di hari pertama, ya gak banyak kerjaan, liat-liat peta jakarta yang ada di fdisk, nulis nih tulisan, ngotak-ngatik excel deh :)
Saturday, September 30, 2006
aku, dia dan ramadhan
di bulan ramadhan, tentu masih banyak orang yang kesusahan, banyak orang yang menderita, hari raya yang begitu meriah pun tak mungkin terbayangkan,
orang-orang sakit di rumah sakit, uang buat makan esok hari anak-anaknya, istrinya, tanpa mempedulikan kapan dirinya sendiri bisa nyaman menikmati hidup ini.
seorang ayah yang pontang-panting mengurusi anaknya yang baru berusia lima hari yang menderita usus terbuka keluar dan harus operasi(detik.com). bagaimana kau bisa tersenyum di bulan ramadhan ini, aku membayangkan dengan sangat jelas, pasti kau tiap hari menangis, menangis, dan berdoa, dan berusaha segala apa yang bisa kau lakukan untuk anakmu yang baru saja dititipkan Tuhan kepadamu. kau tidak ingin dia meninggal di hari-hari awal kehidupannya, kau ingin dia bisa menikmati hidup di dunia ini beberapa tahun, ketika kau menatap wajah anakmu, apa yang kau pikirkan, apa yang kau risaukan, anakmu yang terbaring tak berdaya, menunggu sebuah keajaiban yang bisa menyelesaikan semua kerisauan hatimu. istrimu tentu tampak sedih sekali, namun bangga dengan dirimu yang tidak jua menyerah menghadapi ujian ini. denganmu lah istrimu bisa merasakan ketenangan, dengan kamu disamping istrimu, istrimu merasa beban hidupnya lebih ringan.
bulan ramadhan disebut juga dengan bulan kesabaran, kau bukan orang yang kaya, utang sana utang sini untuk semua biaya perawatan anakmu, sepuluh juta dari saudara-saudaramu, tiket pesawat dari temanmu, itupun harus mengutang.
ini hanya salah satu dari sekian banyak saudara-saudara kita yang sedih, menangis, lelah, menderita dengan berbagai macam penderitaan yang mereka rasa. bulan ini, kita diwajibkan berlapar-lapar, berbuat kebajikan, perbanyak ibadah, untuk apa ?
tentu salah satunya agar kita bisa merasakan apa yang mereka rasa, para orang lemah dan derita. apakah faktanya kita sudah bisa merasakan ? tanya saja pada diri kita, sepertinya jauh sekali, lapar itu hanya sebentar, derita lapar itu cuman setengah hari, tak sampai cucuran air mata kita mengalir di masa akhir menjelang berbuka, bahkan sebaliknya, kita tidak merasakan sedih melainkan hanya sedikit lapar dan dahaga.
sungguh diri ini belum tahu bagaimana memahami penderitaan saudara-saudaraku, merasakan apa yang derita mereka rasakan, menampung segala sedih mereka, membantu mereka, bahkan untuk menyentuh penderitaan mereka itupun aku sulit.
di ramadhan, tidak semua dari kita bahagia, sama seperti bulan2 yang lain, masih banyak penderitaan-penderitaan di sekeliling kita yang tidak kita rasakan dan kita tidak dapat membantu, sebaliknya kita, di bulan ramadhan, biasanya kita senang di bulan ramadhan, makan bersama dengan teman-teman kita, dg keluarga kita, dengan ayah ibu adik kakak di satu meja makan sambil mengobrolkan hal yang menyenangkan.
di balik itu, di luar rumah kita, di luar kost-kostan kita, di luar ruang makan kita, terdapat banyak sekali rasa lapar yang masih berlanjut setelah adzan maghrib, berbuka hanya dengan seteguk air putih, lalu melanjutkan rasa lapar itu, sungguh apa yang bisa aku lakukan sekarang, selain bercita-cita suatu saat nanti aku bisa membantu kalian semua, melayani kalian semua.
Allah telah memberikan bulan ramadhan kepada manusia yang beriman untuk bisa meningkatkan takwa dan bisa memperbaiki keadaan dunia. kita harus tahu dan paham untuk siapa kita hidup di dunia ini. bangkitlah dari tidur yang lama ini, cari sebuah jati diri dalam keislaman. bila diri ini masih malas, motivasilah diri ini sendiri, ayo ayo ayo dan ayo, tafakur dan tadabbur, berpikirlah berpikirlah dan bertindaklah wahai diri ini yang masih lemah.
orang-orang sakit di rumah sakit, uang buat makan esok hari anak-anaknya, istrinya, tanpa mempedulikan kapan dirinya sendiri bisa nyaman menikmati hidup ini.
seorang ayah yang pontang-panting mengurusi anaknya yang baru berusia lima hari yang menderita usus terbuka keluar dan harus operasi(detik.com). bagaimana kau bisa tersenyum di bulan ramadhan ini, aku membayangkan dengan sangat jelas, pasti kau tiap hari menangis, menangis, dan berdoa, dan berusaha segala apa yang bisa kau lakukan untuk anakmu yang baru saja dititipkan Tuhan kepadamu. kau tidak ingin dia meninggal di hari-hari awal kehidupannya, kau ingin dia bisa menikmati hidup di dunia ini beberapa tahun, ketika kau menatap wajah anakmu, apa yang kau pikirkan, apa yang kau risaukan, anakmu yang terbaring tak berdaya, menunggu sebuah keajaiban yang bisa menyelesaikan semua kerisauan hatimu. istrimu tentu tampak sedih sekali, namun bangga dengan dirimu yang tidak jua menyerah menghadapi ujian ini. denganmu lah istrimu bisa merasakan ketenangan, dengan kamu disamping istrimu, istrimu merasa beban hidupnya lebih ringan.
bulan ramadhan disebut juga dengan bulan kesabaran, kau bukan orang yang kaya, utang sana utang sini untuk semua biaya perawatan anakmu, sepuluh juta dari saudara-saudaramu, tiket pesawat dari temanmu, itupun harus mengutang.
ini hanya salah satu dari sekian banyak saudara-saudara kita yang sedih, menangis, lelah, menderita dengan berbagai macam penderitaan yang mereka rasa. bulan ini, kita diwajibkan berlapar-lapar, berbuat kebajikan, perbanyak ibadah, untuk apa ?
tentu salah satunya agar kita bisa merasakan apa yang mereka rasa, para orang lemah dan derita. apakah faktanya kita sudah bisa merasakan ? tanya saja pada diri kita, sepertinya jauh sekali, lapar itu hanya sebentar, derita lapar itu cuman setengah hari, tak sampai cucuran air mata kita mengalir di masa akhir menjelang berbuka, bahkan sebaliknya, kita tidak merasakan sedih melainkan hanya sedikit lapar dan dahaga.
sungguh diri ini belum tahu bagaimana memahami penderitaan saudara-saudaraku, merasakan apa yang derita mereka rasakan, menampung segala sedih mereka, membantu mereka, bahkan untuk menyentuh penderitaan mereka itupun aku sulit.
di ramadhan, tidak semua dari kita bahagia, sama seperti bulan2 yang lain, masih banyak penderitaan-penderitaan di sekeliling kita yang tidak kita rasakan dan kita tidak dapat membantu, sebaliknya kita, di bulan ramadhan, biasanya kita senang di bulan ramadhan, makan bersama dengan teman-teman kita, dg keluarga kita, dengan ayah ibu adik kakak di satu meja makan sambil mengobrolkan hal yang menyenangkan.
di balik itu, di luar rumah kita, di luar kost-kostan kita, di luar ruang makan kita, terdapat banyak sekali rasa lapar yang masih berlanjut setelah adzan maghrib, berbuka hanya dengan seteguk air putih, lalu melanjutkan rasa lapar itu, sungguh apa yang bisa aku lakukan sekarang, selain bercita-cita suatu saat nanti aku bisa membantu kalian semua, melayani kalian semua.
Allah telah memberikan bulan ramadhan kepada manusia yang beriman untuk bisa meningkatkan takwa dan bisa memperbaiki keadaan dunia. kita harus tahu dan paham untuk siapa kita hidup di dunia ini. bangkitlah dari tidur yang lama ini, cari sebuah jati diri dalam keislaman. bila diri ini masih malas, motivasilah diri ini sendiri, ayo ayo ayo dan ayo, tafakur dan tadabbur, berpikirlah berpikirlah dan bertindaklah wahai diri ini yang masih lemah.
Monday, July 31, 2006
Bis Nonton AADC lagi :)
kemarin lusa abis nonton AADC lagi, sempat terlintas pikiran-pikiran aneh, bukan kuingin punya lady, or someone beauty, tapi ya aku cuman suka berpikir aja, introspeksi diri, terus melihat sekitar, hmmm, aku merasa aja ternyata selama ini aku merasa blom pernah ngerti gimana itu yang namanya kaum hawa, aneh, menggelikan, pemarah, entah apa yang mereka pikirkan, walaupun berkali-kali kucoba memahami yang mereka, tapi mereka seperti menyimpan misteri yang aku pun kadang bingung mikirnya, apa yang mereka suka, apa yang tidak mereka suka, apa yang mereka cita-citakan di dunia ini, dan apa yang membuat mereka patah semangat, misteri banget dah.
di AADC ini, di Cinta memiliki sikap yang kadang aku benci sekali, Cinta adalah seorang sanguinis populer, sedangkan Rangga adalah melankolis yang sempurna, kalo dari teori mereka memang akan sering kontras, tapi mereka saling mengisi, itu hubungan antara Sanguinis yang Populer dengan Melankolis yang sempurna.
Aaaah, dalam kasus ini, aku gak bisa gak membela si Cinta sebagai seorang tokoh protagonis di film ini meskipun dia memiliki sikap yang kurang baik, such as kata-katanya yang kasar, ya, mungkin terlihat cukup jelas bagaimana ia mengatakan kepada Rangga bahwa rangga adalah "Gila", dan beberapa kata yang lain dan sikap yang lain.
aku memang selalu mencoba mengerti kok bagaimana wanita berpikir dan berbuat, walaupun selama ini tidak 100% aku mengerti kalian.
ah udah ah, udah adzan, kumau sholat Dhuhur dulu,
salam semua,
bye
di AADC ini, di Cinta memiliki sikap yang kadang aku benci sekali, Cinta adalah seorang sanguinis populer, sedangkan Rangga adalah melankolis yang sempurna, kalo dari teori mereka memang akan sering kontras, tapi mereka saling mengisi, itu hubungan antara Sanguinis yang Populer dengan Melankolis yang sempurna.
Aaaah, dalam kasus ini, aku gak bisa gak membela si Cinta sebagai seorang tokoh protagonis di film ini meskipun dia memiliki sikap yang kurang baik, such as kata-katanya yang kasar, ya, mungkin terlihat cukup jelas bagaimana ia mengatakan kepada Rangga bahwa rangga adalah "Gila", dan beberapa kata yang lain dan sikap yang lain.
aku memang selalu mencoba mengerti kok bagaimana wanita berpikir dan berbuat, walaupun selama ini tidak 100% aku mengerti kalian.
ah udah ah, udah adzan, kumau sholat Dhuhur dulu,
salam semua,
bye
Wednesday, July 12, 2006
Allah memberi aku sebuah mimpi bertemu Zidane
bismillahirrahmaanirrahiim,
fren, tadi malem aku diberi kesempatan ama Allah, Tuhanku Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang untuk bertemu dengan seseorang yang aku kagumi, Zinedine Yazid Zidane, Zizou, salah seorang pemain sepakbola terhebat sepanjang zaman.
Meskipun itu hanya mimpi, itulah pemberian Allah kepada ku yang sangat berharga, terima kasih Ya Allah.
Sebelumnya, dalam hati ini ingin sekali menyatakan cintaku dan respect ku pada Zizou, namun Zizou berada di tempat yang sangat jauh, dan beliau juga orang yang terkenal dan mungkin sibuk, namun Allah memberikan jalan bagiku untuk bertemu dengan Zizou, lewat mimpi, aku bertemu dengannya dan menyatakan cintaku padanya dan rasa hormatku sedalam-dalamnya padanya.
Aku bertemu dengan beliau di Common Labz, di tempat aku biasa berada, di lab, aku melihat dia hanya jalan-jalan saja, kemudian mendekat ke arahku, aku pun tidak berbicara sepatah-katapun padanya, karena aku belum ada keinginan untuk berbicara dengannya, karena aku ngerasa dia hanya tamu biasa, namun setelah beberapa saat, beliau pergi ke daerah deket koperasi mahasiswa sana, lalu aku pun pergi kesana, nah disana, aku menyapa dia, lalu aku bilang, klo gak salah aku bilang gini "Zizou", lalu aku bersalaman, "Zizou, i want to tell u something, Zizou, u are a great player, u got my respect, i love football, n u are my inspiration, thank u for all the rest of time u become a most great football player, thank u so much" lalu dia tersenyum dan dia pergi bersama seseorang, entah itu agennya atau siapa aku gak tau pasti.
Zizou, kau telah memberikan makna yang begitu banyak tentang sepakbola, sportivitas, dan rasisme, sejak dulu kau menyuarakan no racism, dan sekarang kau adalah korban dari racism itu sendiri, bersabarlah Zizou, semoga Allah memberikan hidayah bagimu dan orang-orang yang engkau cintai.
Zizou, i dun kno what i have to say to thanks to u, except my respect to u all the rest of time.
Zizou, thank u
fren, tadi malem aku diberi kesempatan ama Allah, Tuhanku Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang untuk bertemu dengan seseorang yang aku kagumi, Zinedine Yazid Zidane, Zizou, salah seorang pemain sepakbola terhebat sepanjang zaman.
Meskipun itu hanya mimpi, itulah pemberian Allah kepada ku yang sangat berharga, terima kasih Ya Allah.
Sebelumnya, dalam hati ini ingin sekali menyatakan cintaku dan respect ku pada Zizou, namun Zizou berada di tempat yang sangat jauh, dan beliau juga orang yang terkenal dan mungkin sibuk, namun Allah memberikan jalan bagiku untuk bertemu dengan Zizou, lewat mimpi, aku bertemu dengannya dan menyatakan cintaku padanya dan rasa hormatku sedalam-dalamnya padanya.
Aku bertemu dengan beliau di Common Labz, di tempat aku biasa berada, di lab, aku melihat dia hanya jalan-jalan saja, kemudian mendekat ke arahku, aku pun tidak berbicara sepatah-katapun padanya, karena aku belum ada keinginan untuk berbicara dengannya, karena aku ngerasa dia hanya tamu biasa, namun setelah beberapa saat, beliau pergi ke daerah deket koperasi mahasiswa sana, lalu aku pun pergi kesana, nah disana, aku menyapa dia, lalu aku bilang, klo gak salah aku bilang gini "Zizou", lalu aku bersalaman, "Zizou, i want to tell u something, Zizou, u are a great player, u got my respect, i love football, n u are my inspiration, thank u for all the rest of time u become a most great football player, thank u so much" lalu dia tersenyum dan dia pergi bersama seseorang, entah itu agennya atau siapa aku gak tau pasti.
Zizou, kau telah memberikan makna yang begitu banyak tentang sepakbola, sportivitas, dan rasisme, sejak dulu kau menyuarakan no racism, dan sekarang kau adalah korban dari racism itu sendiri, bersabarlah Zizou, semoga Allah memberikan hidayah bagimu dan orang-orang yang engkau cintai.
Zizou, i dun kno what i have to say to thanks to u, except my respect to u all the rest of time.
Zizou, thank u
Monday, July 10, 2006
Terima Kasih Zizou
zizou, aku gak bisa berpikir lagi setelah melihat tayangan ulang itu, seorang zizou, seorang yang aku kenal memiliki dedikasi yang tinggi terhadap sprotivitas sepakbola,seorang yang telah memberikan banyak makna terhadap sepakbola dunia, telah melakukan kesalahan yang fatal.
mengapa harus terjadi hal seperti ini di akhir puncak karirnya, serasa dunia ini tidak adil, memang dunia tidak pernah memiliki keadilan yang haq, zizou adalah orang yang paling mengerti tentang arti sportivitas, zizou adalah orang yang paling berpengaruh dalam menjunjung tinggi sportivitas, penggemar bola tidak akan menyangka orang yang didalam pertandingan yang selalu bertindak sportif, yang oleh karena kesportivitasannya dia diberikan ban kapten tim, melakukan tindakan itu. pasti ada hal yang berada di luar batas perkiraan kita, pasti ada hal yang begitu menyakitkannya sehingga membuat zizou mengambil keputusan itu.
"Materazzi, yang memang dikenal "usil" dan gemar memprovokasi lawan, roboh seketika"(detiksport)
salah satunya adalah materazzi, materazzi adalah salah seorang pemain intermilan, dan aku mengaku sebagai seorang internisti, semua fans internisti yang mengamati para pemainnya pasti tau, siapa dan bagaimana seorang materazzi itu, meskipun dia memiliki skill yang bagus sebagai defender, namun tidak demikian pada sikap dan cara dia bermain, materazzi seringkali melakukan kecerobohan dengan melakukan kekasaran pada pemain lawan, perilakunya kasar, seringkali ia dibangkucadangkan karena memang pelatih tidak mau mengambil resiko terhadap sifatnya dan perilkunya yang arogan, nah ketika zizou, pemain terbaik dunia 3 kali melakukan tindakan fatal itu, aku menyadarinya, zizou mengenal materazzi selama zizou merumput di itali, namun ia tidak pernah menyukainya, tak ada respect buat materazzi, dunia seringkali tidak adil, dan inilah salah satunya, kecaman untuk materazzi yang telah mencoreng dunia sepakbola, fifa menyatakan provokasi adalah termasuk pelanggaran, dan provokasi materazzi terhadap zizou adalah yang paling buruk.
"Insiden memalukan ini barangkali tidak membuat jatuh reputasi Zidane sebagai manusia jenius yang pernah dilahirkan bumi untuk dunia sepakbola. Sampai kapanpun ia akan dikenang sebagai salah satu pemain terhebat yang pernah ada di jagat raya ini".(detiksport)
dan untuk zizou, terima kasih telah mempersembahkan sebuah dedikasi yang begitu tinggi terhadap dunia sepakbola, zizou adalah seorang pahlawan sepakbola, dan bagi ku adalah pemimpin bagi sepakbola dunia saat ini.
mengapa harus terjadi hal seperti ini di akhir puncak karirnya, serasa dunia ini tidak adil, memang dunia tidak pernah memiliki keadilan yang haq, zizou adalah orang yang paling mengerti tentang arti sportivitas, zizou adalah orang yang paling berpengaruh dalam menjunjung tinggi sportivitas, penggemar bola tidak akan menyangka orang yang didalam pertandingan yang selalu bertindak sportif, yang oleh karena kesportivitasannya dia diberikan ban kapten tim, melakukan tindakan itu. pasti ada hal yang berada di luar batas perkiraan kita, pasti ada hal yang begitu menyakitkannya sehingga membuat zizou mengambil keputusan itu.
"Materazzi, yang memang dikenal "usil" dan gemar memprovokasi lawan, roboh seketika"(detiksport)
salah satunya adalah materazzi, materazzi adalah salah seorang pemain intermilan, dan aku mengaku sebagai seorang internisti, semua fans internisti yang mengamati para pemainnya pasti tau, siapa dan bagaimana seorang materazzi itu, meskipun dia memiliki skill yang bagus sebagai defender, namun tidak demikian pada sikap dan cara dia bermain, materazzi seringkali melakukan kecerobohan dengan melakukan kekasaran pada pemain lawan, perilakunya kasar, seringkali ia dibangkucadangkan karena memang pelatih tidak mau mengambil resiko terhadap sifatnya dan perilkunya yang arogan, nah ketika zizou, pemain terbaik dunia 3 kali melakukan tindakan fatal itu, aku menyadarinya, zizou mengenal materazzi selama zizou merumput di itali, namun ia tidak pernah menyukainya, tak ada respect buat materazzi, dunia seringkali tidak adil, dan inilah salah satunya, kecaman untuk materazzi yang telah mencoreng dunia sepakbola, fifa menyatakan provokasi adalah termasuk pelanggaran, dan provokasi materazzi terhadap zizou adalah yang paling buruk.
"Insiden memalukan ini barangkali tidak membuat jatuh reputasi Zidane sebagai manusia jenius yang pernah dilahirkan bumi untuk dunia sepakbola. Sampai kapanpun ia akan dikenang sebagai salah satu pemain terhebat yang pernah ada di jagat raya ini".(detiksport)
dan untuk zizou, terima kasih telah mempersembahkan sebuah dedikasi yang begitu tinggi terhadap dunia sepakbola, zizou adalah seorang pahlawan sepakbola, dan bagi ku adalah pemimpin bagi sepakbola dunia saat ini.
Sunday, July 09, 2006
Bermimpi untuk memimpikan sesuatu yg kuingini
Sungguh sepertinya aku masih belum punya
rasa dan keinginan untuk memiliki seorang
pujaan hati, kuhanya ingin itu datang seiring
berlalunya waktu saja, tidak perlulah kukejar-
kejar. meskipun di kampus ini sebenernya
cukup banyak wanita-wanita yang sholehah
yang begitu indah. Namun, aku rasa aku
cukup merasakan hubungan sebagai temen
saja, aku menikmati hal ini, sejak smu dulu,
belum pernah rasanya timbul perasaan dan
hasrat untuk menjalin hubungan dengan
wanita-wanita yang aku kagumi.
Yupz, aku rasa itu semua akan berjalan
seiring waktu saja, kadang takut aja sih
kehilangan orang-orang yang memiliki
banyak keindahan seperti temen-temenku
disini, ya, semoga aku tidak akan kehilangan
kalian, aku harap begitu, akupun sebenernya
tidak pernah merasa kehilangan temen-
temen sejak sd hingga sekarang, hanya
saja, rasa rindu untuk bersama-sama lagi
selalu ada.
mencoba untuk berusaha memperbaiki diri
adalah tidak mudah, sama sekali tidak
mudah, namun hingga saat ini aku masih
menikmatinya, aku tetep harus memperbaiki
diri hingga akhir hayat nanti, entah apa yang
akan aku torehkan bagi dunia ini setelah aku
mati. aku ingin sesuatu yang berharga, tidak
hanya sebatas materi mungkin, tapi
membangun keindahan dunia adalah the top
reason why i must be a great person.
kebenaran akan semakin sulit untuk
ditemukan, keindahan pun hanya sebatas
keindahan mata dan materi, yang hati-
hatinya untuk merasakan rasa yang sama
dalam kebersamaan sepertinya akan sangat
menyedihkan dan sangat memilukan.
aku hanya ingin menulis apa yang sedang
melintas di pikiranku saat ini.
namun sepertinya tidak semua yang ada
dalam pikiranku ini akan tertuang di tulisan
ini hari ini. bila saja dan bila saja dan bila
saja. aku selalu berandai-andai dan
bermimpi untuk memiliki dunia yang begitu
indah dengan kebersamaan dan apa ya, ah
gak tau lah, aku hanya ingin dunia ini
menjadi akur,
sekarang sepertinya kebenaran telah
tertindas keinginan manusia -manusia
materialistis yang mendewakan
kenyamanan dunia dengan segala
kemewahan dan gemerlapnya.
to be continued ... .
Back
rasa dan keinginan untuk memiliki seorang
pujaan hati, kuhanya ingin itu datang seiring
berlalunya waktu saja, tidak perlulah kukejar-
kejar. meskipun di kampus ini sebenernya
cukup banyak wanita-wanita yang sholehah
yang begitu indah. Namun, aku rasa aku
cukup merasakan hubungan sebagai temen
saja, aku menikmati hal ini, sejak smu dulu,
belum pernah rasanya timbul perasaan dan
hasrat untuk menjalin hubungan dengan
wanita-wanita yang aku kagumi.
Yupz, aku rasa itu semua akan berjalan
seiring waktu saja, kadang takut aja sih
kehilangan orang-orang yang memiliki
banyak keindahan seperti temen-temenku
disini, ya, semoga aku tidak akan kehilangan
kalian, aku harap begitu, akupun sebenernya
tidak pernah merasa kehilangan temen-
temen sejak sd hingga sekarang, hanya
saja, rasa rindu untuk bersama-sama lagi
selalu ada.
mencoba untuk berusaha memperbaiki diri
adalah tidak mudah, sama sekali tidak
mudah, namun hingga saat ini aku masih
menikmatinya, aku tetep harus memperbaiki
diri hingga akhir hayat nanti, entah apa yang
akan aku torehkan bagi dunia ini setelah aku
mati. aku ingin sesuatu yang berharga, tidak
hanya sebatas materi mungkin, tapi
membangun keindahan dunia adalah the top
reason why i must be a great person.
kebenaran akan semakin sulit untuk
ditemukan, keindahan pun hanya sebatas
keindahan mata dan materi, yang hati-
hatinya untuk merasakan rasa yang sama
dalam kebersamaan sepertinya akan sangat
menyedihkan dan sangat memilukan.
aku hanya ingin menulis apa yang sedang
melintas di pikiranku saat ini.
namun sepertinya tidak semua yang ada
dalam pikiranku ini akan tertuang di tulisan
ini hari ini. bila saja dan bila saja dan bila
saja. aku selalu berandai-andai dan
bermimpi untuk memiliki dunia yang begitu
indah dengan kebersamaan dan apa ya, ah
gak tau lah, aku hanya ingin dunia ini
menjadi akur,
sekarang sepertinya kebenaran telah
tertindas keinginan manusia -manusia
materialistis yang mendewakan
kenyamanan dunia dengan segala
kemewahan dan gemerlapnya.
to be continued ... .
Back
Hanya orang-orang yang mempersatukan dirilah yang bisa meraih cita-citanya
bismillah,
sepertinya udah banyak yang ngebahas hal yang kayak gini, tapi apa boleh buat, kita harus selalu mengingatkan dan terus menerus saling mengingatkan akan betapa pentingnya sebuah persatuan, persatuan menciptakan kenyamanan, dan hanya kenyamanan yang dapat memberikan peluang untuk berbuat lebih banyak dan bermakna.
persatuan bukan berarti satu pandangan dalam menyikapi masalah, persatuan bukan berarti satu ras, satu agama, satu suku, atau satu golongan, persatuan adalah sebuah rasa, yupz, persatuan adalah sebuah rasa, rasa untuk saling mengerti berbagai perbedaan-perbedaan yang kita miliki, kita tau, manusia diciptakan dengan rupa yang berbeda, dengan sikap dan keinginan yang berbeda-beda, betapa Kuasa-Nya Allah SWT, Tuhan yang Maha Besar, tidaklah kita mengatakan percuma kepada suatu kebaikan yang dilakukan oleh orang lain walaupun itu adalah suatu yang kecil, tidaklah kita sebaiknya meremehkan kemampuan satu sama lain, orang papua, orang sulawesi, orang kalimantan, orang nusa tenggara, orang bali, orang djawa, orang sunda, orang sumatra, kita memiliki keindahan yang beragam ini.
seberapa banyakkah kita melihat dunia ini dengan keragamannya, niscaya kau tidak akan dapat menikmati semua keragaman dan keindahan dunia ini, karena kita terlalu sering memikirkan diri kita sendiri, terlalu nikmat dalam suasana hati yang diisi dengan gelak tawa dan canda tawa, memang tidak salah dan kita memang senantiasa membuat hati kita bahagia, maka berbahagialah. akan sangat indah dan lebih indah lagi bila kebahagiaan itu bisa dirasakan oleh orang lain pula.
berpikirlah berpikirlah berpikirlah kemudian bertindaklah hal yang bisa membahagiakan diri kita, diri kamu, diri aku, diri mereka, dan diri orang-orang yang tidak pernah kita kenal sama sekali.
never mind people tell anything 'bout us
never mind people see with one eye
never mind people don't want to do with us but we do
u know why, Karena Kita adalah Generasi Muda Dunia ini
sepertinya udah banyak yang ngebahas hal yang kayak gini, tapi apa boleh buat, kita harus selalu mengingatkan dan terus menerus saling mengingatkan akan betapa pentingnya sebuah persatuan, persatuan menciptakan kenyamanan, dan hanya kenyamanan yang dapat memberikan peluang untuk berbuat lebih banyak dan bermakna.
persatuan bukan berarti satu pandangan dalam menyikapi masalah, persatuan bukan berarti satu ras, satu agama, satu suku, atau satu golongan, persatuan adalah sebuah rasa, yupz, persatuan adalah sebuah rasa, rasa untuk saling mengerti berbagai perbedaan-perbedaan yang kita miliki, kita tau, manusia diciptakan dengan rupa yang berbeda, dengan sikap dan keinginan yang berbeda-beda, betapa Kuasa-Nya Allah SWT, Tuhan yang Maha Besar, tidaklah kita mengatakan percuma kepada suatu kebaikan yang dilakukan oleh orang lain walaupun itu adalah suatu yang kecil, tidaklah kita sebaiknya meremehkan kemampuan satu sama lain, orang papua, orang sulawesi, orang kalimantan, orang nusa tenggara, orang bali, orang djawa, orang sunda, orang sumatra, kita memiliki keindahan yang beragam ini.
seberapa banyakkah kita melihat dunia ini dengan keragamannya, niscaya kau tidak akan dapat menikmati semua keragaman dan keindahan dunia ini, karena kita terlalu sering memikirkan diri kita sendiri, terlalu nikmat dalam suasana hati yang diisi dengan gelak tawa dan canda tawa, memang tidak salah dan kita memang senantiasa membuat hati kita bahagia, maka berbahagialah. akan sangat indah dan lebih indah lagi bila kebahagiaan itu bisa dirasakan oleh orang lain pula.
berpikirlah berpikirlah berpikirlah kemudian bertindaklah hal yang bisa membahagiakan diri kita, diri kamu, diri aku, diri mereka, dan diri orang-orang yang tidak pernah kita kenal sama sekali.
never mind people tell anything 'bout us
never mind people see with one eye
never mind people don't want to do with us but we do
u know why, Karena Kita adalah Generasi Muda Dunia ini
wahai diriku yang aku, kini bunuhlah diriku aku
bismillahirrahmaanirrahiim
lagi-lagi ada seseorang yang sharing sama aku dengan cerita bahwa dia pernah menginginkan kematian dalam hidupnya alias dia pernah mencoba untuk kill herself, i dun know, apakah sepahit itukah hidup ini sehingga manusia sudah tidak sanggup lagi menahan getirnya hidup ini, what i have to say ? i just say like the other one, "don't be sad" "la tahzan"
kasihan memang, apalagi jika itu seorang wanita yang secara fisik adalah lemah, semua orang tau klo bunuh diri itu tidak boleh, semua orang tau klo bunuh diri itu bukan penyelesaian yang baik, tapi apa boleh buat bagi sebagian orang yang terhimpit rasa yang dalam sehingga membutakan hati dan akal, tak tau akan jalan keluar, dan bahkan tak ada yang mau tahu akan masalah yang kita hadapi, sepertinya mudah mengatakan bahwa janganlah kau lakukan itu, itu tidak baik, dan sebagainya. tapi kadang kata-kata itu tidak cukup membuat puas hati. tidak perlu siapa dan yang mana orang yang ingin melakukan itu, tapi aku kira kita semua harus secara terbuka untuk menerima segala macam keluhannya dan selalu memberikannya sebuah spirit meskipun hanya dengan mendengarkan keluhan-keluhannya tiap saat, tiap dia ingin menangis, tiap dia resah menginginkan tumpuan harapan.
temen-temen yang seperti inilah yang semestinya musti kita bantu, jadikan temen yang baik, kita tidak hanya mencari temen yang bisa menyenangkan hati kita, tidak hanya mencari temen yang bisa membuat kita tertawa setiap saat dengan segala macam guyonannya yang menggoda.
mereka adalah orang-orang yang butuh support, meskipun dari orang yang tidak kenal sekalipun, ketika dia di keramaian misalnya dan ketika itu beberapa orang memandang dan memperlakukannya dengan acuh, maka kita mungkin saja telah melukai hatinya, karena di keramaian itu kita tidak tahu problema apa yang mereka miliki, berusahalah pada diri kita untuk selalu dan selalu menampilkan sikap baik kita, pada orang-orang yang kita kenal ataupun orang yang tidak kita kenal, sekalipun orang itu tidak kita sukai.
problema kehidupan ini ternyata cukup rumit, hingga aku takkan bisa mengukurnya dengan pasti apakah aku kan bisa menghadapinya di hari nanti ataukah aku akan fail, gagal dalam menyikapi permasalahan-permasalahan dunia ini,
satu yang pasti yang aku yakini saat ini, hanyalah Satu yang bisa membuat kita merasa yakin untuk terus menjalani hidup ini, bukan seorang wanita yang berkata 'aku cinta padamu' kepada kita, bukan orang tua yang selalu mencium kening kita dengan segala kasih sayangnya, melainkan Tuhan kita yang telah menciptkan kita, Allah SWT, tiada Tuhan yang patut disembah selain Dia, segala kekuasaan hanyalah milik-Nya. hidup dan mati kita ada pada kehendak-Nya. Menangislah pada-Nya untuk sebuah pertolongan yang pasti, manusia seringkali membawa keraguan dan kekecewaan, tapi Tuhan memberikan janji yang berasal dari Yang Maha Menepati Janji, Cintailah Tuhanmu, lalu Cintailah yang Tuhan cintai, lalu cintailah apa yang ingin kau cintai dengan tidak berlebihan agar tidak mengecewakanmu.
Cintailah hidupmu dengan cinta yang cukup, karena hidup ini memang tidak cukup lama, cukup sebentar saja di dunia ini, lalu mati, dan mati tak akan hidup lagi di dunia ini.
Bersabarlah dan Bersyukurlah.
salam,
lagi-lagi ada seseorang yang sharing sama aku dengan cerita bahwa dia pernah menginginkan kematian dalam hidupnya alias dia pernah mencoba untuk kill herself, i dun know, apakah sepahit itukah hidup ini sehingga manusia sudah tidak sanggup lagi menahan getirnya hidup ini, what i have to say ? i just say like the other one, "don't be sad" "la tahzan"
kasihan memang, apalagi jika itu seorang wanita yang secara fisik adalah lemah, semua orang tau klo bunuh diri itu tidak boleh, semua orang tau klo bunuh diri itu bukan penyelesaian yang baik, tapi apa boleh buat bagi sebagian orang yang terhimpit rasa yang dalam sehingga membutakan hati dan akal, tak tau akan jalan keluar, dan bahkan tak ada yang mau tahu akan masalah yang kita hadapi, sepertinya mudah mengatakan bahwa janganlah kau lakukan itu, itu tidak baik, dan sebagainya. tapi kadang kata-kata itu tidak cukup membuat puas hati. tidak perlu siapa dan yang mana orang yang ingin melakukan itu, tapi aku kira kita semua harus secara terbuka untuk menerima segala macam keluhannya dan selalu memberikannya sebuah spirit meskipun hanya dengan mendengarkan keluhan-keluhannya tiap saat, tiap dia ingin menangis, tiap dia resah menginginkan tumpuan harapan.
temen-temen yang seperti inilah yang semestinya musti kita bantu, jadikan temen yang baik, kita tidak hanya mencari temen yang bisa menyenangkan hati kita, tidak hanya mencari temen yang bisa membuat kita tertawa setiap saat dengan segala macam guyonannya yang menggoda.
mereka adalah orang-orang yang butuh support, meskipun dari orang yang tidak kenal sekalipun, ketika dia di keramaian misalnya dan ketika itu beberapa orang memandang dan memperlakukannya dengan acuh, maka kita mungkin saja telah melukai hatinya, karena di keramaian itu kita tidak tahu problema apa yang mereka miliki, berusahalah pada diri kita untuk selalu dan selalu menampilkan sikap baik kita, pada orang-orang yang kita kenal ataupun orang yang tidak kita kenal, sekalipun orang itu tidak kita sukai.
problema kehidupan ini ternyata cukup rumit, hingga aku takkan bisa mengukurnya dengan pasti apakah aku kan bisa menghadapinya di hari nanti ataukah aku akan fail, gagal dalam menyikapi permasalahan-permasalahan dunia ini,
satu yang pasti yang aku yakini saat ini, hanyalah Satu yang bisa membuat kita merasa yakin untuk terus menjalani hidup ini, bukan seorang wanita yang berkata 'aku cinta padamu' kepada kita, bukan orang tua yang selalu mencium kening kita dengan segala kasih sayangnya, melainkan Tuhan kita yang telah menciptkan kita, Allah SWT, tiada Tuhan yang patut disembah selain Dia, segala kekuasaan hanyalah milik-Nya. hidup dan mati kita ada pada kehendak-Nya. Menangislah pada-Nya untuk sebuah pertolongan yang pasti, manusia seringkali membawa keraguan dan kekecewaan, tapi Tuhan memberikan janji yang berasal dari Yang Maha Menepati Janji, Cintailah Tuhanmu, lalu Cintailah yang Tuhan cintai, lalu cintailah apa yang ingin kau cintai dengan tidak berlebihan agar tidak mengecewakanmu.
Cintailah hidupmu dengan cinta yang cukup, karena hidup ini memang tidak cukup lama, cukup sebentar saja di dunia ini, lalu mati, dan mati tak akan hidup lagi di dunia ini.
Bersabarlah dan Bersyukurlah.
salam,
Saturday, June 03, 2006
belum ada judul
kadang aku tertawa mengharap rasa yg terlupa,
semua warna dunia indah dan cerah..
meski tampak air di pucuk sudut mata tercurah keluar, tapi aku yakin ini harta yg kunanti.
mengapa aku tertawa itu hanyalah tak penting untuk dipikir.
yg tentu tawaanku bersama orang lain yg satu keinginan denganku.
keinginan untuk bertawa.
simetrisnya tubuh kita tak pernah kita amati
mengapa harus simetris?
tapi ketika kita bertanya mengapa Tuhan mecipta demikian. itu mungkin bukan urusanku. Itu maksud Tuhan.
Aku hanyalah ciptaan
Yg tak pandai sekali dalam bersyukur
dan sering menggunakan tubuh ini dengan menantang-Nya.
Aaaah..
Tubuh ini pernah singgah di Rumah Pesakitan.
hingga wajah ini tak pernah tak murung terpandang.
kini tawaan ku bersapa
giliran ciptaan lain yg terluka
tak sadar akupun menangis
tanya-tanya tentang tawa-tawa.
menanti kekasih yg tak kunjung berpandang
by Ankga 12 Maret 2005
Klo boleh kasih komentar ya!!
semua warna dunia indah dan cerah..
meski tampak air di pucuk sudut mata tercurah keluar, tapi aku yakin ini harta yg kunanti.
mengapa aku tertawa itu hanyalah tak penting untuk dipikir.
yg tentu tawaanku bersama orang lain yg satu keinginan denganku.
keinginan untuk bertawa.
simetrisnya tubuh kita tak pernah kita amati
mengapa harus simetris?
tapi ketika kita bertanya mengapa Tuhan mecipta demikian. itu mungkin bukan urusanku. Itu maksud Tuhan.
Aku hanyalah ciptaan
Yg tak pandai sekali dalam bersyukur
dan sering menggunakan tubuh ini dengan menantang-Nya.
Aaaah..
Tubuh ini pernah singgah di Rumah Pesakitan.
hingga wajah ini tak pernah tak murung terpandang.
kini tawaan ku bersapa
giliran ciptaan lain yg terluka
tak sadar akupun menangis
tanya-tanya tentang tawa-tawa.
menanti kekasih yg tak kunjung berpandang
by Ankga 12 Maret 2005
Klo boleh kasih komentar ya!!
Aku Tak Peduli
Dua cucuku yang berumur sekitar 7 thaun dan 10 tahun itu sedang beristirahat di halte Thamrin. Mereka sepertinya lelah dengan pekerjaannya yang sehari penuh tadi. Mereka baru kukenal 2 bulan yang lalu. Sekarang rasanya aku makin akrab dengan mereka. Mobil-mobil mewah yang tiap hari kami lihat melintasi kami dengan sangat bangga, Aaaah begitu indahnya mobil itu. Tak usahlah aku membayangkan dinginnya dan sejuknya keadaan di dalam sana. Umurku sudah separuh baya, mataku sudah cukup nikmat membayangkan nikmat dunia. Mata dan pikiran yang selalu berinteraksi untuk menyenangkan hatiku. Wanita seperti diriku sebenarnya sudah tidak diperlukan lagi bagi bangsa ini, namun kedua bocah itu, Joko dan Budi, tampaknya mereka masih menginginkan aku hidup."Mbok, es mbok ?", Joko menawari aku dengan es lilinnya yang bagaikan es krim yang penuh dengan kandungan susu yang begitu lezat itu, lalu aku hanya menggelengkan kepalaku saja. "gak usah, makan sendiri aja!". Melihat mereka berdua bermanja padaku aku semakin semangat untuk terus hidup. Senja itu langit kota mulai mendung, awan tebal mulai membentuk atap rumahku. Sebentar lagi maghrib tiba. Lalu sesaat kemudian, beberapa tetes air dari langit yang begitu segar mulai menetesi wajahku. Ternyata hari ini aku harus mandi setelah lima hari yang lalu hujan deras di kota ini. Kedua bocah itu mulai berlarian bermain air yang turun dari langit. Aku sangat bersyukur mereka berdua masih bisa tertawa, Si Joko dan Si Budi. "Mbok, mandi Mbok!", mereka mengajakku menikmati mandi air di sore itu. Di dalam kelaparan anak-anak itu, dan juga perut yang masih kosong, kami bermain air bersama. Entah dari mana mata air hujan ini datang dari sebelah mananya langit, kami tak begitu mempedulikan. Kadang kalau kami ingin senang-senang, kami pergi ke taman kota, melihat hijaunya dunia, ditambah manusia-manusia yang berpakaian indah dan berwajah cerah bersama kerabatnya. Rumput-rumput yang rapi tinggi dan tebalnya, bunga-bunga melati putih yang harum wanginya. Ah tapi tetap saja ada hal yang mengusik kami, sorotan-sorotan tajam dari penjaga taman, pengunjung, bahkan anjing-anjing yang terus menerawang kami dengan aneh seakan-akan kami ini orang aneh yang gila, kumuh, kotor, dan hina. Ku sedikit mencoba membuat tegar hati ini, aku tak peduli dengan apa yang mereka pikir, akupun tak pernah meminta mereka untuk mempedulikan aku dan kami. Meski begitu, akupun tak mampu bertahan berlama-lama di tempat seperti itu, barangkali saja aku bisa mengusik wisata mereka, lebih baik cepat pergi saja.
Hujan mulai tampak reda, sayup-sayup di sebuah ujung langit terdengar suara kumandang adzan maghrib untuk hari ini. Aku mulai menengadahkan tanganku ke langit seperti hari-hari biasanya. Meminta ampun atas perbuatanku yang aku perbuat di hari ini. Kemudian atap rumahku perlahan mulai hitam dengan dihiasi ribuan bintang yang indah. Kuajak kedua cucuku itu ke tempat yang sepi, walaupun agak kotor sedikit. Lalu kubaringkan mereka di atas tumpukan permadani yang terbuat dari karton-karton bekas, lalu kupejamkan perlahan mata ini, menutup lembaran di hari ini.
Hujan mulai tampak reda, sayup-sayup di sebuah ujung langit terdengar suara kumandang adzan maghrib untuk hari ini. Aku mulai menengadahkan tanganku ke langit seperti hari-hari biasanya. Meminta ampun atas perbuatanku yang aku perbuat di hari ini. Kemudian atap rumahku perlahan mulai hitam dengan dihiasi ribuan bintang yang indah. Kuajak kedua cucuku itu ke tempat yang sepi, walaupun agak kotor sedikit. Lalu kubaringkan mereka di atas tumpukan permadani yang terbuat dari karton-karton bekas, lalu kupejamkan perlahan mata ini, menutup lembaran di hari ini.
Subscribe to:
Posts (Atom)
